oleh

Kepala Kantor Pertahanan Aceh Dijabat Brigjen Adi Sudaryanto

Share Button
Kepala Kantor Pertahanan Provinsi Aceh, Brigadir Jenderal TNI, Adi Sudaryanto, S.IP Foto | Hidayat
Kepala Kantor Pertahanan Provinsi Aceh, Brigadir Jenderal TNI, Adi Sudaryanto, S.IP Foto | Hidayat

Banda Aceh – Brigadir Jenderal TNI, Adi  Sudaryanto, S. IP yang sebelumnya merupakan staf khusus Panglima TNI, mendapat tugas dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia untuk memimpin Kantor Pertahanan yang akan dibangun di Provinsi Aceh.

Dalam menjalankan tugasnya selama satu tahun kedepan di Aceh, Adi Sudaryanto akan dibantu oleh seorang Kolonel Bambang Sugiharto dan Kolonel Marinir Ahmad Sorony. Selain itu juga ada beberapa prajurit TNI yang siap menjalankan tugas dalam menjaga pertahanan Negara.

Dalam pertemuan dengan pimpinan media yang diadakan di kantornya di kelurahan Lamlagang, Kec. Banda Raya, Kota Banda Aceh pagi tadi (Selasa, 03 Mei 2016), Adi Sudaryanto menjelaskan, bahwa sejak tahun 2012 silam sudah ada Koordinator Daerah (Korda) Pertahanan di Aceh yang dipimpin Kolonel Bambang Sugiharto, lalu pada tahun 2016 namanya diubah menjadi Kantor Pertahanan.

Menurut Brigjen Adi, fungsi pertahanan sebelum tahun 2012 ditugaskan kepada Kodam Iskandar Muda, lalu baru dibentuk Korda pada tahun 2012 dan sekarang 2016 berubah menjadi Kantor Pertahanan Provinsi Aceh. Dia juga mengaku sebagai orang pertama yang menjabat sebagai Kepala Kantor Pertahanan di Aceh.

“Saya adalah orang pertama yang menjabat sebagai Kepala Kantor Pertahanan untuk wilayah Provinsi Aceh,” ujar Prajurit TNI bintang satu tersebut.

Pria yang juga pernah ditugaskan di Papua itu menjelaskan, bahwa tugasnya adalah membantu Menteri Pertahanan dalam pengambilan kebijakan untuk pertahanan Negara, karena itu setiap daerah menurutnya akan ada rapat koordinasi tentang kebijakan pertahanan Negara.

“Fungsi kami adalah membantu Menteri Pertahanan dalam hal pengambilan kebijakan umum pertahanan Negara. Oleh sebab itu setiap daerah akan ada rapat koordinasi tentang kebijakan pertahanan Negara,” jelasnya.

Adi juga menjelaskan hubungan Kodam dengan kantor pertahanan ini. Kodam menurutnya merupakan perpanjangan tangan Panglima TNI dalam menjaga keutuhan NKRI. Sedangkan Kantor Pertahanan adalah perpanjangan tangan Menteri Pertahanan.

“Kantor Pertahanan berfungsi sebagai pembuat kebijakan, sedangkan Kodam merupakan alat untuk menjalankan setiap kebijakan yang sudah diputuskan Menhan,” tambahnya.

Selain itu, kantor pertahanan juga melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah daerah tentang pertahanan Negara di daerah, mengumpulkan keterangan dan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan pertahanan Negara.

Reporter | Hidayat

Facebook Comments

Komentar

News Feed