oleh

Aceh Sabet 4 Medali di FLS2N Nasional 2018

Banda Aceh-Kontingen Aceh berhasil meraih gelar juara pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Nasional ke 11 jenjang SMA dan SMK, yang berlangsung di Banda Aceh sejak 26 Agustus hingga 1 September 2018.

Empat gelar juara tersebut disabet kontingen Aceh meliputi Siti Armanisa bidang lomba Kriya Putri (Medali Emas), Pocut Arifah Zahrina (Desain Poster Putri) meraih medali perak dan Adha Mulyana (Teater Monolog), ketiganya dari SMA Negeri Modal Bangsa serta Jefanya Andreas Manuel Tampubolon (Vocal Solo Putra) pelajar SMA Negeri 12 Banda Aceh.

Ini setelah dewan juri mengumumkan hasil perlombaan, Jum’at (31/08/2018) malam, pada malam penutupan FLS2N Tingkat Nasional tahun 2018.FLS2N tingkat nasional tahun 2018 secara resmi ditutup oleh Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, melalui Dr. M Jafar, SH, M.Hum, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesitimewaan Aceh.

Saat menutup FLS2N Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, melalui Dr. M Jafar, SH, M.Hum, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesitimewaan Aceh, mengatakan, defile pada pembukaan menunjukkan betapa besarnya bangsa Indonesia dengan beragam budaya dan kesenian yang merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa dan patut selalu disyukuri dan dilestarikan.

“Dalam kegiatan ini kita juga sudah disuguhkan dengan berbagai cabang seni yang dilombakan dan sudah menghasilkan para pemenang dari setiap cabang,” ujarnya.

Kepada pemenang pihaknya menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih.Begitu juga sebaliknya bagi yang belum berhasil mengukir prestasi tetaplah bersemangat dan terus berkarya.

“Kalian semua adalah putra-putri bangsa terbaik dan Insya Allah dengan ketekunan akan menghasilkan karya-karya besar di masa yang akan datang,” katanya memberi semangat.Menurutnya, seluruh rangkaian event FLS2N di tanah Serambi Mekkah ini sudah berjalan dengan baik sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya.

“Masih banyak event-event lainnya dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), seperti O2SN, LKS dan OSN.Kesemuanya itu adalah ajang bergengsi di dunia pendidikan kita dan Aceh siap menjadi tuan rumah,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa melihat kesuksesan Aceh pada FLS2N Tingkat SMA/SMK ini, Pemerintah Aceh meminta hendaknya tahun 2019 mendatang kembali mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah untuk penyelenggaraan kegiatan O2SN tingkat Nasional.

“Kami juga menyampaikan terima kasih yang tidak terhingga kepada panitia pusat dan daerah yang telah bekerja penuh semangat untuk menyukseskan kegiatan ini,” ucapnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ir. Totok Suprayitno, Ph.D, menyampaikan bahwa setiap peserta yang telah berhadir pada even nasional seperti ini, tidak perlu kecewa dan tetap harus pulang dengan kepala yang tegak.Mereka juga diminta untuk terus meningkatkan kreatifitasnya agar dapat bersaing kembali pada even-even yang digelar selanjutnya.

“Selamat kepada para pemenang yang telah berjuang dan telah memberikan yang terbaik dalam ajang FLS2N ini. Dan terimakasih kepada semua panitia yang telah bekerja disini hingga berakhirnya ajang festival ini,” tuturnya.

Dirinya mengapreasi Pemerintah Aceh yang telah mensukseskan FLS2N tingkat nasional tahun 2018 ini dengan sangat baik. Hal itu dapat dilihat dari standar penyelenggaraan FLS2N secara Nasional telah meningkat, khususnya di Aceh.

“Kita sudah mempunyai standar baru penyelenggaraan FLS2N, Aceh sudah menunjukkan bagaimana FLS2N diselenggarakan dengan standar yang tinggi. Terima kasih kepada semua yang bertugas di Aceh ini,” katanya mengapresiasi.

Ketua panitia daerah FLS2N yang juga Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa pihaknya telah suskses melaksanakan ajang FLS2N tahun 2018 jenjang SMA dan SMK di Banda Aceh.

Ia berharap Kemendikbud juga akan memberikan kesempatan bagi Aceh untuk menjadi tuang rumah bagi even-even nasional yang lain, khususnya O2SN tahun 2019.

“Alhamdulillah FLS2N di Aceh dapat berlangsung tanpa ada kendala apa pun, bahkan belum ada laporan adanya siswa yang sakit. Ini artinya semua peserta dari seluruh provinsi di Indonesia cocok berada di Aceh, baik dari segi makanan, tempat tinggal dan lain sebagainya. Kami juga telah mengajukan diri menjadi tuan rumah bagi ajang O2SN pada tahun 2019 mendatang,” tuturnya.

Ia menyebutkan, event FLS2N tingkat nasional diikuti para siswa terbaik utusan dari 34 provinsi se-Indonesia untuk mengikuti 15 bidang lomba dengan rinciannya 9 bidang lomba jenjang SMA dan 6 bidang lomba jenjang SMK.

“Kedepan peserta dari Aceh akan kita persiapkan lebih baik lagi, ini akan menjadi pengalam bagi kita untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi. Kita hanya terpaut beberapa medali dengan peraih juara umum,” katanya.

Menurutnya, ada sebanyak 15 mata lomba yang telah digelar yaitu lomba dalam bentuk pertunjukan yaitu vokal solo, gitar solo, baca puisi, tari kreasi, dan teater monolog. Sedangkan lomba dalam bentuk penciptaan meliputi desain poster, kriya, cipta puisi, dan film pendek.

Sebagaimana diketahui, kontingen Provinsi Jawa Tengah berhasil menjadi juara umum pada ajang FLS2N ke 11 tahun 2018, juara kedua diraih Jawa Timur dan disusul Sumatera Barat sebagai juara ketiga.[] 

(Editor | M. Zairin) 

Komentar

News Feed