oleh

Adi Khairi Terima Mandat Jadi Ketua Relawan TIK Abdya

00

Blangpidie-Pengurus Pusat Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia atau Indonesia ICT Volunteer memberikan mandat kepada Adi Khairi sabagai ketua Relawan TIK Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

“Alhamdulillah pada 10 Oktober 2018 kemarin, kami telah mengantongi SK dengan Nomor: 076/PP/SP/II/181018/X/2018, tentang pengesahkan susunan pengurus Cabang Relawan TIK Kabupaten Aceh Barat Daya periode 2018-2022 yang di tanda tanggani langsung oleh ketua umum pusat Fajar Eridianto dan Sekretaris Umum Muhammad Said Hasibuan,” ungkap Adi Khairi, Sabtu, 20 Oktober 2018, di Kota Blangpidie.

Ia menjelaskan, Relawan TIK Indonesia (Indonesia ICT Volunteer) mulai dirintis sejak tanggal 9 Desember 2008, sebagai bukti kepedulian para pegiat TIK dalam pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan TIK.
Diharapkan Relawan TIK Indonesia bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan visi masyarakat informasi Indonesia.

“Peran Relawan TIK ini sangat penting untuk membina dan mendampingi desa yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya agar melek IT, sehingga semua informasi yang dimiliki oleh desa dapat terekspos secara daring,” harapnya.

Pemegang mandat Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Adi Khairi.(FOTO | M. ZAIRIN/PENAPOST.COM)

Tidak hanya itu saja, RTIK Kabupaten Aceh Barat Daya juga akan ikut berperan dalam membangun penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik (e-government) di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Sedangkan program kerja jangka pendek yang akan dilakukan oleh RTIK Kabupaten Aceh Barat Daya akan dibahas secara bersama-sama dalam waktu dekat ini, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, masyarakat dan penggiat IT.

“Dalam waktu dekat ini, RTIK Kabupaten Aceh Barat Daya akan mengadakan pertemuan kembali untuk membahas program kerja dan kegiatan RTIK seperti sosialisasi penggunaan media sosial untuk UMKM, internet sehat di sekolah-sekolah, juga mengajak pelaku media kreatif untuk bersama mengenalkan Abdya di ranah media sosial/digital,” jelasnya.

Dengan terbentuknya RTIK Kabupaten Aceh Barat Daya saat ini, diharapkan dapat menjadi jembatan antara Pemda Kabupaten Aceh Barat Daya dengan masyarakat dalam pengelolaan TIK di daerah.[]

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed