full screen background image

Alhamdulillah, Pedagang di Bireuen Tak Jual Makanan Mengandung Zat Berbahaya

Share Button
BPOM Aceh

Kepala BPOM Aceh, Dra. Syamsuliani Apt, saat memperlihatkan makanan yang dijual pedagang di Kabupaten Bireuen kepada Bupati Bireuen H. Ruslan M Daud, tidak mengandung zat formalin maupun Borak. (Foto | Fajri Bugak)

Bireuen-Pemerintah Kabupaten Bireuen (Pemkab) menandatangani kerja sama (MoU) dengan Balai Pengawasan Obat Makanan (BPOM) Aceh. Kerjasama tersebut terkait pengawasan makanan yang ditanggani Bupati Bireuen H. Ruslan M Daud dan kepala BPOM Aceh Dra. Syamsuliani Apt,  Jumat (17/6/2016) di halaman pendopo bupati setempat.

Kadiskes Bireuen dr.Amir Addani,M.Kes, Sabtu, 18 Juni 2016, mengatakan, BPOM Aceh nantinya dalam pengawasan makanan dari pedagang akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Bireuen.

 “Pengawasan makanan ini kerja sama dengan BPOM Aceh bersama Dinkes Bireuen untuk mengetahui makanan yang memiliki zat berbahaya,hasilnya nanti kita informasikan kepada masyarakat,” kata alumnus master Kesehatan masyarakat ini.

Kata dia, usai penandatanganan MoU tersebut pihaknya akan menggunakan mobil keliling BPOM Aceh, tim bergerak untuk  memeriksa makanan jajanan buka  puasa di Kota Bireuen  dari 19 sampel yang diambil terdiri dari mie dan bumbu dan minuman di bireuen tidak ada bahan berbahaya unt makanan .

“Alhamdulillah, dari sampel makanan yang kita ambil, para pedagang di Bireuen tidak menjual makanan yang ber zat formalin maupun borak,” jelas Kadiskes Bireuen ini.

Meskipun tidak menemui makanan yang ber zat formalin, pihak Dinkes Bireuen kata Amir Addani, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan untuk para pedagang.

Reporter | Fajri  Bugak

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.