full screen background image

Antar Jemput Soal UN di Sekolah Terpencil Dikawal Dua Polisi

Share Button
Soal Ujian Nasional (UN) disimpan di salah satu gudang di Kota Makassar yang siap didistribusikan di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel. Foto | Hendra Cipto/Kompas.com

Soal Ujian Nasional (UN) disimpan di salah satu gudang di Kota Makassar yang siap didistribusikan di 24 Kabupaten/Kota di Sulsel. Foto | Hendra Cipto/Kompas.com

POLEWALI MANDAR – Panitia Pelaksana Ujian Nasional (UN) konvensional hingga Minggu (3/4/2016) terus mendistribusikan soal-soal ujian tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat yang akan berlangsung secara serentak, Senin (4/4/2016) besok.

Pihak sekolah yang menjemput soal ujian mendapat pengawalan ketat polisi dari kepolisian sektor (polsek) di masing-masing wilayah kecamatan.

Dipastikan hari ini seluruh soal UN terutama di daerah terpencil seperti di Kecamatan Tutar, Alu, dan Matangnga telah sampai dikantor polsek masing-masing.

Kesibukan periapan pelaksanan UN konvensional di kantor Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah Polewali Mandar hinga hari in masih sibuk memersiapkan distribusi soal UN ke semua sekolah, terutama sekolah  sulit diakses seperti Kecamatan Alu, Tutar, dan Matangnga.

Pihak sekolah yang datang menjemput soal UN di kantor dinas mendapat pengawalan ketat dua polisi dari masing-masing polsek di 16 kecamatan di Pplewali Mandar.

Pengawalan oleh polisi dilakukan sejak penjemputan hingga pendistribusian soal dan pada saat pelaksanan UN. Hal itu dilakukan agar dokumen negara ini tidak sampai bocor atau disalahgunaan pihak tertentu.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar, Ajun Komusaris Besar Agoeng Adi Kurniawan memastikan, seluruh soal UN terutama di desa terpencil akan dikawal aparat polsek.

Menurut Kapolres, seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan UN  akan dikawal oleh polisi mulai dari pengamanan soal ujian, sortir soal ujian hingga proses distribusi soal-soal UN.

Sementara saat pelaksanaan UN di seluruh  SMA atau sederajat yang melaksanakan UN akan dijaga dua orang polisi. Hal ini dilakukan guna mengantispasi hal-hal yang tidak diinginkan selama proses pelaksanaan UN.

Agoeng Adi mengaku belum menemui kendala yang berarti.  “Kepolisian sudah berkomitmen untuk mengawal jalannya proses hingga pelaksanan UN agar ujian bisa berjalan lancar dan aman tanpa kendala apa pun,” katanya.

Sekretaris UN Polewali Mandar, Nurlaela, memastikan seluruh dokumen UN konvensial hari ini telah lengkap. Seluruh soal UN akan tiba di polsek masing-masing termasuk daerah terpencil seperti Tutar, Alu, dan Matangnga yang sulit dijangkau kendaraan.

Menurut Nurlaela, ada tiga kecamatan terdekat dari kota Polewali Mandar yang tidak didistribusikan langsung ke polsek atau sekolah tempat. Ketiga kecamatan itu adalah Andreapi, Polewali, dan Matakali.

Pihak sekolah diharapkan menjemput langsung soal-soal UN setiap hari saat UN berlangsung. “Seluruh soal UN untuk wilayah Polewali Mandar telah lengkap dan kita pastikan hari ini seluruhnya telah terdistribusi dengan pengawalan ketata aparat,”ujar Nurlaela.

Di Polewali Mandari, UN tingkat SMA dan sederajat akan digelar tanggal 04 sampai 06 April 2016 dengan diikuti tidak kurang dari 5.769 siswa.

SUMBER | KOMPAS.COM

Facebook Comments