full screen background image

Arti Wanita Merdeka Menurut Menteri Yohana Yembise

Share Button
Yohana Yembise

Yohana Susana Yembise sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. FOTO | TRIBUNNEWS.COM 

INDONESIA memasuki usianya yang ke-71 tahun. Merdeka semestinya bukan sekadar kata dan seremonial. Merdeka harus diwujudkan dalam langkah konkret.

Bicara soal kemerdekaan berkaitan pula dengan hak-hak warga negara Indonesia, termasuk hak wanita. Dahulu wanita terkekang akibat peraturan adat. Namun, kini wanita sudah bebas berkarya, menyuarakan opini, dan serta mendapat kedudukan sama dengan pria.

Akan tetapi, kemerdekaan wanita belum merata. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Yohana Yembise mengatakan, masih banyak terjadi ketimpangan wanita dengan pria, kesetaraan gender masih terjadi, dan hak-hak wanita belum terpenuhi.

“Wanita yang merdeka adalah wanita yang secara bebas mendapatkan haknya untuk menyampaikan pendapat, bebas berekspresi dan bebas menggunakan potensi yang mereka punya untuk ikut serta membangun negara ini bersama-sama,” ucap Yohana saat disambangi Okezone di kediamannya, Selasa, 16 Agustus 2016.

Wanita kelahiran Manokwari, 1 Oktober 1958 ini juga menambahkan arti wanita merdeka yang lebih luas. Lebih tepatnya bagaimana wanita itu merasa. Secara perasaan mereka nyaman, tenang, dan bahagia.

“Merdeka berarti wanita sudah dapat merasakan mendapat posisi strategis dan merasa dapat berjalan bersama pria dalam segala aspek pembangunan, baik di posisi eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” lanjutnya.

Terakhir, Yohana menuturkan, wanita merdeka juga harus terbebas dari intimidasi, ancaman, kekerasan fisik, seksual, dan verbal. Wanita mendapat perlindungan penuh dan mampu melindungi dirinya sendiri. Wanita berkesempatan seluas-luasnya terlibat dalam pembangunan negeri ini.

Sumber | OKEZONE.COM 

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM