full screen background image

Ayo Sekolah, Ayo Belajar, Ayo Kerja, Aceh Pasti Bisa

Share Button
Hasanuddin Darjo

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Hasanuddin Darjo, M, bersama rombongan saat tiba di Pulau Banyak, Aceh Singkil. (Foto | Dok. DISDIK ACEH)

TEKAD mewujudkan pendidikan Aceh ke arah yang lebih baik, sedang dan terus dilakukan oleh Pemerintah Aceh yang secara teknis dilaksanakan Dinas Pendidikan Aceh. Perhatian pemerintah Aceh terhadap dunia pendidikan semakin serius, mengingat pentingnya pendidikan kepada generasi bangsa di negeri ini. Pemerintah Aceh juga telah menyatukan visi dan misi bidang pendidikan antara di daerah dengan yang di kota.

Untuk mengatasi kesenjangan pendidikan antara perkotaan dengan pedalaman di provinsi paling ujung bagian barat Indonesia, kepala dinas pendidikan Aceh, Drs. Hasanuddin Darjo, MM, turun langsung ke sejumlah daerah terpencil.

Guna mewujudkan Pendidikan Aceh kearah yang lebih baik, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Hasanuddin Darjo, MM, melakukan kampanye pendidikan di seluruh Aceh, tak terkecuali di daerah 3 T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal). Kampanye pendidikan dimaksud yaitu, ‘Ayo Sekolah, Ayo Belajar, Ayo Kerja, Aceh Pasti Bisa’.

Sebagai start awal di tahun 2016 ini, Hasanuddin Darjo mengawali dari daerah terpencil yaitu di Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, selanjutnya ke Sinabang, Kabupaten Simeulue dan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besa. Ini dilakukan lantaran komitmen Pemerintah Aceh dalam memperhatikan dunia pendidikan di daerah 3 T, sangat serius.

Tampaknya, kerinduan masyarakat, pelajar, guru, kepala sekolah, pengawas maupun elemen lainnya di daerah 3T tak dapat dipungkiri lagi. Seperti di kecamatan Pulau Banyak terhadap pejabat Dinas Pendidikan Aceh, yang disambut penuh keharuan.

Insan pendidik dan kependidikan sangat mengapresiasi langkah gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah, yang telah mengutuskan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Hasanuddin Darjo, MM, menyambangi warga di daerah tersebut.

Begitupun, Hasanuddin Darjo, tidak akan pernah membiarkan pendidikan berjalan dan diurus hanya di atas meja mulus saja. Melainkan pejabat di jajarannya itu harus terjun langsung ke daerah pedalaman untuk mengetahui permasalahan yang diemban masyarakat di seluruh Aceh.

Atas dasar itu pula, sejak Minggu 28 Februari 2016, Hasanuddin Darjo, juga turut memboyong sejumlah pejabat pada Dinas Pendidikan Aceh dan perwakilan Kementerian Agama Provinsi Aceh, ke Kecamatan Pulau Banyak dan bermalam di daerah itu. Pada esok harinya, Senin, 29 Februari 2016, ia bersama sejumlah pejabat lainnya mengunjungi sekolah-sekolah di Kecamatan Pulau Banyak.

Perhatian pemerintah Aceh terhadap daerah terpencil itu juga sekaligus dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi kesenjangan pendidikan antara perkotaan dengan pedalaman di provinsi paling ujung bagian barat Indonesia.

Selain itu, hal ini juga dilakukan dalam rangka mengetahui perkembangan mutu pendidikan di daerah 3T. Sehingga, dengan sistem tersebut sudah tidak ada lagi daerah di Aceh yang pendidikannya terabaikan atau tersisihkan.

Pola ini tentunya diharapkan dapat mewujudkan pembangunan pendidikan yang merata. Sekilas memang, perhatian Hasanuddin Darjo terhadap dunia pendidikan sangat serius. Bahkan sejak ia dipercayai untuk menggawangi Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) pada Dinas Pendidikan Aceh, semakin terlihat. (ADV)

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM