full screen background image

Banjir Meluas, Warga Lima Desa di Aceh Utara Mengungsi

Share Button
Korban banjir memasak di dapur umum di Desa Parang Sikureung, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (3/1/2017).FOTO | KOMPAS.COM

Korban banjir memasak di dapur umum di Desa Parang Sikureung, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (3/1/2017).FOTO | KOMPAS.COM 

Aceh Utara-Warga dari lima desa di Kabupaten Aceh Utara terpaksa mengungsi ke meunasah (mushala) karena banjir, Rabu (3/1/2018).Kelima desa itu di antaranya Desa Lawang, Siren, Meuria, dan Tanjung Haji Muda, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara.

Saat ini, banjir di Aceh Utara meluas ke lima kecamatan yaitu Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu, Tanah Luas, Lhoksukon, dan Langkahan. Ketinggian air berkisar 1 meter hingga 1,5 meter.Warga Desa Hagu, Kecamatan Matangkuli, Muhammad Nasir (40) menyebutkan, banjir kali ini disebabkan meluapnya Krueng Keureuto.

“Kalau hujan terus terjadi di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, maka pasti ketinggian air terus bertambah. Apalagi ini bertambah dengan hujan deras yang terjadi hari ini di wilayah Aceh Utara,” katanya.

Dia menyebutkan, saat ini pengungsi di lima desa bisa memanfaatkan dapur umum. Namun mereka membutuhkan beras dan aneka makanan lainnya. “Sebagian bantuan mulai datang dari Polsek Matangkuli dan lain sebagainya. Namun tentu jumlahnya masih kecil,” tuturnya.

Sebelumnya, banjir hanya merendam Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara. Dua pekan lalu, banjir juga merendam 15 kecamatan di kabupaten tersebut.[]

Sumber | KOMPAS.COM 

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.