full screen background image

Banyak Aset Buronan BLBI di Indonesia Belum Disita

Share Button
BLBI

ki-ka. Direktur InfoBank Institute Eko B. Supriyanto, Moderator Ichan Loulembah, Guru Besar Universitas Pertahanan Salim Said dan Anggota DPR RI Komisi III Saiful Bahri Ruray tampil bersama sebagai narasumber dalam diskusi Perspektif Indonesia di Jakarta/Foto | NEWS.METROTVNEWS.COM

Jakarta-Direktur InfoBank Institute Eko B Supriyanto mendesak pihak berwenang tidak hanya fokus mengejar aset buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) di luar negeri. Banyak aset buronan BLBI yang ada di Indonesia belum disita.

“Sebenarnya enggak perlu mengejar ke mana-mana. cukup di sini juga ada, enggak sulit juga catatannya ada, statusnya ada, tinggal mau atau tidak,” ujar Eko dalam diskusi ‘BLBI Yang Terlupakan’ di Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (23/4/2016).

Aset itu lanjut dia sampai saat ini masih bisa ditemui di jalan sekitar Sudirman-Thamrin. Tapi, pemiliknya tidak diketahui.

“Menarik, kalau kita lihat gedung di sekitar Thamrin-Sudirman, saya teringat waktu 1998, kayaknya bekas bank ini, sekarang punya siapa ya, kayaknya dia (buronan) punya juga deh,” beber Eko.

Eko tak mau merinci buronan dan gedung yang dia maksud. Tapi kata dia, seharusnya aset-aset milik buronan bisa disita.

Dari catatan yang dimiliki, Eko menyebut kala itu BI mengeluarkan Bantuan Likuiditas hingga Rp144,53 triliun. Dari sana dana Rp83 triliun bermasalah, dengan melibatkan 48 bank dan 54 orang buron dan dalam proses penyelesaian.

Meski saat ini masih berstatus buronan, aset seharusnya bisa disita. Di sinilah kata Eko peran pengadilan.

“Banyak di sini, seharusnya bisa. Pengadilan dong harusnya,” kata Eko.

Sumber | NEWS.METROTVNEWS.COM

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM