full screen background image

Bayern Lawan Tim dengan Lini Belakang Terbaik di Eropa

Share Button
Josep Guardiola memimpin sesi latihan Bayern Muenchen, 5 Januari 2016. Foto | Peter Kneffel/AFP

Josep Guardiola memimpin sesi latihan Bayern Muenchen, 5 Januari 2016. Foto | Peter Kneffel/AFP

MUENCHEN – Pelatih Bayern Muenchen, Josep Guardiola, melontarkan pujian kepada Benfica menjelang pertemuan kedua tim pada perempat final pertama Liga Champions di Allianz Arena, Selasa (5/4/2016).

Menurut Guardiola, para pemainnya harus mewaspadai pertahanan Benfica. Di sektor ini, pelatih Rui Vitoria biasa menurunkan Nelson Semedo, Victor Lendelof, Andreas Samaris, dan Eliseu.

“Saya terkesan dengan kondisi Benfica. Mereka mungkin memiliki komposisi empat bek terbaik di Eropa,” kata Guardiola.

Meski begitu, statistik tidak mendukung pendapat Guardiola. Pada Liga Champions 2015-2016, Benfica sudah mengalami sembilan kemasukan atau menjadi yang terburuk dibandingkan kontestan perempat final lainnya.

Guardiola melihat catatan tersebut turut dilatarbelakangi oleh gaya permainan Benfica.

“Mereka bukanlah tim defensif. Mereka bertahan mendekati garis tengah lapangan. Ini menyisakan sejumlah ruang,” tutur pria berkebangsaan Spanyol tersebut.

Sebaliknya, Bayern sering tampil tanpa komposisi terbaik di belakang. Untuk laga ini, The Bavarians kembali kehilangan Jerome Boateng, Holger Badstuber, dan Mehdi Benatia karena cedera.

Diprediksi, Guardiola akan memasang Joshua Kimmich dan David Alaba sebagai duet bek tengah. Dengan komposisi tersebut, Bayern menderita dua gol saat melawan Juventus pada partai kedua babak 16 besar di Allianz Arena, 16 Maret 2016.

SUMBER | KOMPAS.COM

Facebook Comments