full screen background image

Begini Disbudpar Aceh Promosi Pariwisata Daerah

Share Button
Reza Fahlevi

Kepala Dinas Kebudayaan dan pariwisata Aceh, Reza Fahlevi, saat memberikan arahan pada workshop dan kursus Aceh digital archive, Rabu 19 Agustus 2015, di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh. (Foto | LINTASNASIONAL.COM)

Sabang-Pemerintah Aceh terus berupaya untuk melakukan terobosan dalam mempromosikan sektor pariwisata di daerah.Salah satu cara yang sedang dan terus dilakukan Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), yaitu dengan memperkuat event-event yang digelar oleh Pemerintah kabupaten/kota dalam mempromosikan berbagai sektor wisata daerah.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi didampingi Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh Ramadhani, Sabtu, 21 Mei 2016, pembukaan Festival Sabang Fair Ke-III tahun 2016, di Sabang.

“Kita akan terus berupaya untuk mendukung serta memperkuat event-event go internasional di sejumlah daerah yang memiliki potensi wisata yang layak dijual, sehingga kegiatan tersebut berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan ke Aceh,” ungkap Reza Fahlevi.

Ia mencontohkan, salah satu upaya pemerintah Aceh yang telah dilakukan adalah dengan menggabungkan acara seperti Festival Sabang Fair yang diselenggarakan bersamaan dengan Pegelaran Teknologi Tepat Guna (TTG).

Kata dia, pekan lalu Pemerintah Aceh melalui Dinas Pariwisata Aceh juga menggelar Festival kuliner bersamaan dengan Festival kopi Kota Banda Aceh.

“Salah satu peran pemerintah Aceh yaitu memperkuatkan event yang dilaksanakan Kabupaten/Kota dengan akses yang dimilikinya, sehingga bisa melibatkan banyak pihak,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, menggabungkan dengan kegiatan lain, ini lantaran salah satu strategi pembangunan pariwisata itu melalui event-event.

“Karena, kehadiran tamu atau peserta event itu diyakini akan membawa dampak yang berlanjut bagi destinasi Sabang,” lanjut Reza.

Reza menuturkan, kegiatan Festival Sabang Fair yang sudah memasuki tahun ketiga diharapkan akan mampu memperkenalkan Sabang dan Aceh secara umum, dikarenakan kegiatan itu juga dihadiri peserta dari daerah lain di provinsi Aceh.

“Dengan melibatkan seluruh kabupaten kota ini menjadi ajang bagi kabupaten dan kota untuk menampilkan kekhasannya dan keunikannya, serta tradisi yang dimiliki masing-masing daerah,” tutur Reza.

Diharapkan dia, even tahunan itu harus terus dijaga sehingga berkelanjutan dan menjadi even besar yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dan wisatawan.

“Namun, kedepan pengemasan dan promosi kegiatan Festival Sabang Fair harus terus ditingkatkan termasuk dengan upaya melibatkan peserta yang lebih banyak, tidak hanya dari Aceh, akan tetapi dari provinsi-provinsi lain hingga negara-negara tentangga,” harapnya optimis.

Menurut dia, peran pemerintah Aceh tidak hanya melaksanakan event ditingkat provinsi saja, bahkan lebih dari itu yakni mendukung kegiatan yang dilaksanakan di daerah.

“Bahkan, pemerintah Aceh juga memfasilitasi, membantu promosi, keikutsertaan dan peserta dari luar dan juga bagaimana memfasilitasi keterlibatan pemerintah pusat yaitu Kementerian Pariwisata,” tutupnya.

Reporter | Rizal JP

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.