oleh

Begini Panglima Muda Sagoe Pulo Aceh Hadiri Acara Deklarasi Akbar Partai Aceh

Kehadiran panglima muda ini penuh dengan rintangan. Ia harus menghadapi badai di laut dari Pulo Aceh menuju Kota Banda Aceh. Namun, meski demikian, dia tetap bersemangat untuk menghadiri acara sialturrahmi dan deklarasi tersebut. “Walaupun badai, kami harus melewatinya demi menghadiri acara silaturrahmi dan deklarasi calon gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota yang diusung oleh Partai Aceh,” ujar panglima muda sagoe Pulo Aceh Hafifuddin.

Hafifuddin atau di Pulo Aceh akrab disapa syeh itu menuturkan, perjuangan yang dilakukan harus tetap berlanjut meski harus menghadapi badai di lautan. Dia bahkan mengatakan, badai hujan dan angin kencang bukan penghalang untuk dapat hadir pada acara tersebut.

“Badai diserta hujan dan angin kencang ini bukanlah penghalang untuk hadir memperjuangkan Mualem-TA. Khalid serta seluruh bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota yang diusung Partai Aceh, dulu saja kita berjuang di dalam hujan peluru, masa sekarang takut sama hujan,” ungkap Syeh Sambil tertawa lucu.

Syeh sendiri merupakan kader setia Partai Aceh yang setiap periode memperjuangkan kemenangan Partai Aceh, baik untuk pemilihan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan legislatif. “Saya adalah pendukung dan kader setia Partai Aceh, yang setiap periode berjuang untuk Partai Aceh, jadi sudah semestinya saya hadir pada acara deklarasi akbar ini, apalagi saya juga memperjuangkan Pak Cek pada pilkada nanti, jadi saya harus selalu ikut aktif setiap ada acara Partai Aceh,” ujar dia seraya menyatakan langsung kembali ke Pulo Aceh.

Reporter | Hidayat Pulo

Komentar

News Feed