oleh

Berangkat ke Sekolah, Guru Honorer Tewas Tertabrak Truk

MERANGIN-Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sumatera Kilometer 36, Desa Koto Rayo, Kecamatan Tabir. Satu truk menabrak sepeda motor yang mengakibatkan pengendara roda dua itu tewas di lokasi kejadian.

Dari data yang diperoleh, kecelakaan itu terjadi antara truk jenis Mitsubishi colt Diesel BG 8460 GC yang dikendarai Riyan Wahyudi(23), warga Kabupaten Musirawas, dengan penumpang Marsilan(35) yang juga warga Kabupaten Musirawas, dengan sepeda motor Honda Supra X R 6680 KC yang dikendarai Mursyid (31), warga Kecamatan Tabir Selatan. Korban merupakan seorang guru honorer.

Saat itu mobil truk yang dikendarai Wahyudi melaju kencang dari arah Kabupaten Muara Bungo hendak menuju Kabupaten Merangin. Sesampai di lokasi kejadian, mobil yang dikendarai Wahyudi hendak mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun nahas, belum sempat mendahului kendaraan yang berada di depannya, tiba-tiba dari arah berlawanan ada sebuah sepeda motor Honda Supra X yang dikendarai Mursyid yang hendak pergi mengajar ke sekolahnya.

Karena jarak antara mobil dan sepeda motor terlalu dekat, kecelakaan tak terelakan lagi antara kedua kendaraan tersebut. Korban sempat terpental dari sepeda motornya akibat hantaman mobil. Karena kondisi luka korban cukup parah, akhirnya korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Usai kejadian kecelakaan, aparat kepolisian dari unit laka lantas Polres Merangin langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan langsung diamankan di kantor unit laka bersama sopir truk.

Sementara jasad korban yang meninggal dunia sudah dibawa pihak keluarganya ke rumah duka dan akan disemayamkan di kampung halamannya.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kasat Lantas Iptu Adli, membenarkan jika telah terjadi kecelakaan yang menewaskan satu orang korban jiwa.

“Kalau dari hasil olah kejadian, pengemudi mobil truk memakan jalan sebelah kanan dan ingin menyalip kendaraan di depannya. Padahal di situ ada markah jalan garis tak terputus sehingga dilarang untuk mendahului. Karena kendaraan di depannya tidak tersalip, akhirnya mengakibatkan kecelakaan yang menewaskan seorang guru honorer,” jelas Iptu Adli, Senin (5/3/2018).

Adli menjelaskan, untuk saat ini kedua kendaraan sudah diamankan. Pengendara truk itu juga sudah di amankan di kantor unit laka Polres Merangin.

“Proses hukumnya masih dalam penyidikan, sementara, pengemudi mobil truck kita lakukan penahanan hingga berkasnya benar-benar rampung untuk di naikan ke meja hijau,” tutupnya.[]

Sumber | OKEZONE.COM 

Facebook Comments

Komentar

News Feed