full screen background image

BFLF Jemput Anggota Satpol PP Abdya Pasien Lumpuh

Share Button
syafrizal

Pihak Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya, saat menjemput Syafrizal pasien lumpuh, Minggu, 20 November 2016, di Matang, Bireuen. FOTO | ADI DOLES

Banda Aceh–Syafrizal, 39, warga Kampung Tengah, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, hingga kini masih menderita lumpuh, karena tulang belakangnya seperti tidak lagi berfungsi, Minggu, 20 November 2016 di jemput pihak Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya.

Pasien yang sehari-hari berprofesi sebagai personel Satuan Polisi-Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol-PP dan WH) Abdya, merupakan keluarga yang perekonomiannya sedang terpuruk. Namun, Allah Maha Mengetahui, hingga Kasnilawati, 39, istri pasien bertemu dengan Ketua BFLF Aceh Barat Daya, Nasruddin Oos dihalaman parkir RSU dr.Zainoel Abidin Banda Aceh, dan menceritakan persoalan yang sedang dihadapinya.

Pasien yang kini mempunyai tiga anak ini, berada di Matang, Kabupaten Bireuen. Satu bulan berada di RSU-ZA Banda Aceh, ia ditemani istri tercintanya sampai Syafrizal dinyatakan boleh keluar dari rumah sakit dan selanjutnya berobat jalan.

Kasnilawati pusing tujuh keliling, harus membawa pulang kemana suaminya itu, lantaran di Kota Banda Aceh tidak ada sanak saudara. Hanya satu yang terfikir olehnya saat itu yakni membawa pulang suaminya ke Matang, Kabupaten Bireuen.

kursi-roda

Ketua Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Barat Daya, Nasruddin Oos (kanan) saat menyerahkan sumbangan kursi roda. Bantuan dari Samsidar warga Kota Banda Aceh itu diterima  Kasnilawati, istri pasien . FOTO | ADI DOLES

Sementara pada Senin, Senin 21 November 2016, Syafrizal harus berada di RSU-ZA Banda Aceh, guna dilakukan rawat jalan. “Suami saya tidak bisa duduk, dia membutuhkan kursi roda, harus kami cari kemana kursi roda, dan mencoba menghubungi ketua BFLF Abdya, Nasruddin Oos,” ujar Kasnilawati.

Awalnya, Syafrizal menolak untuk berobat dirumah sakit lantaran tidak mempunyai biaya, hingga Kasnilawati bersikeras membawa suaminya dari BLU RSUD Teungku Peukan Aceh Barat Daya guna dirujuk ke RSU-ZA Banda Aceh.

“Kemarin saya berangkat ke Banda dari Matang untuk mencari bantuan kursi roda, ini pun uang tidak ada, sementara hari Senin (20/11/2016) suami saya harus masuk RSU-ZA lagi. Alhamdulillah, sekali jika saya nanti mendapat bantuan tersebut,” ucap Kasnilawati.

Kasnilawati juga sempat menunjukkan berkas yang dia bawa ke BFLF, seperti fotocopy Surat Keterangan Rawatan dari RSUDZA, fotocopy Surat Keterangan Kurang Mampu (Miskin) dan surat keterangan sakit/lumpuh yang ditanda tangan Geuchik Gampong Kampung Tengah dan Camat Kuala Batee, fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), fotocopy Kartu Keluarga (KK), fotocopy kartu BPJS, fotocopy Kartu Tanda Anggota Satpol PP dan WH Aceh Barat Daya.

Kasnilawati sangat berharap, suaminya bisa berobat lanjutan ke RSU-ZA dan mendapat bantuan kursi roda. Semoga selalu ada dermawan yang terbuka hati untuk membantu Syafrizal yang kini mengalmi lumpuh.

Reporter | Adi Doles

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.