oleh

Bibit Samad Rianto Kukuhkan Pengurus DPD GMPK Aceh

GMPK
Ketua umum DPP Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Bibit Samad Rianto mengukuhkan pengurus DPD GMPK Aceh, Senin, 25 Oktober 2016, di Hermes Palace Hotel, Kota Banda Aceh. FOTO | Ervan

Banda Aceh-Ketua umum DPP Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Bibit Samad Rianto mengukuhkan pengurus DPD GMPK Aceh, Senin, 25 Oktober 2016, di Hermes Palace Hotel, kawasan Lampineung, Kota Banda Aceh.

Selain melakukan pengukuhan pengurus DPD GMPK Aceh , Bibit Samad juga menjadi permateri dalam seminar bagi penggurus dan anggota terhadap bahayanya korupsi.

“Nanti seluruh anggota GMPK juga akan kita adakan pelatihan dari 40 DPD yang ada di Indonesia. Dan Insya Allah dalam waktu dekat akan terbentuk 17 DPD lagi,” ujar Bibit Samad.

Menurutnya, dalam memberantas korupsi GMPK tidak mencari musuh. Namun, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk memperbaiki diri berhenti melakukan korupsi.

“Tentunya harus kita cegah dengan melaksanakan sosialisasi-sosialisasi, terutama bagi pengurus GMPK,” tutur Bibit Samad.

Ketua DPD GMPK Aceh, M.Irvan menjelaskan sasaran dilaksanakan sosialisasi pencegahan korupsi dimulai dari bawah.

“Kita memulainya dari yang bawah. GMPK berbeda dengan organisasi lainnya,” kata M.Irvan.

Menurutnya, anggaran desa salah satu potensi rawan terjadinya korupsi. Ini lantaran besarnya dana tidak seimbang dengan pengetahuan yang dimiliki oleh perangkat desa atau gampong.

“Kita tidak menginginkan gara-gara dana yang besar itu menyebabkan perangkat desa (gampong) berurusan dengan hukum hanya dilatarbelakangi minimnya pengetahuan pengelola dana tersebut,” tuturnya.

Reporter | Ervan

Komentar

News Feed