oleh

BKPP Banda Aceh Sosialisasikan Dua Aplikasi Baru, Apa Saja?

00
e-kpo
Logo e-KPO. FOTO | KPOBKPP.BANDAACEHKOTA.GO.ID

Banda Aceh–Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Banda Aceh, mensosialisasikan sistem informasi manajemen (SIMPEG) dan aplikasi kenaikan pangkat otomatis (e-KPO), Jumat, 21 Oktober 2016, di gedung IT Learning Center Banda Aceh.

Sosialisasi dua aplikasi tersebut dibuka Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal. “Alhamdulillah dengan kerja keras pegawa-pegawai BKPP, Pemko Banda Aceh terus melakukan berbagai inovasi-inovasi terbaru dan ini semua dibangun secara mandiri. Ini sangat luar biasa karena Banda Aceh yang pertama di Indonesia yang menciptakan sistem e-Kinerja dan telah diadopsi oleh daerah-daerah lain bahkan pusat,” kata Illiza.

Sebagai daerah yang menerapkan Syariat Islam, ujar Illiza, bukan berarti Banda Aceh tidak bisa berkembang dengan berbagai inovasi teknologi dalam pemerintahan. Ini terbukti dengan lahirnya sistem e-Kinerja dan sedang dalam pengembangan sistem-sistem aplikasi lainnya.

“Ketika kita memperjuangkan Syariat Islam, bukan berarti Allah tidak memberikan balasan apa-apa, malahan ada balasan yang lebih dahsyat. Buktinya kota ini telah melahirkan sistem e-Government, e-Kinerja, dan bebagai aplikasi lainnya, dan ini pertama di Indonesia. Ini merupakan bukti balasan Allah, dan insya Allah akan datang balasan-balasan lainnya,” ungkap Illiza.

Kepala BKPP Banda Aceh Dra Emila Sovayana, mengatakan, program aplikasi ini masih belum sempurna dan tidak tertutup kemungkinan terdapat beberapa perbedaan tampilan atau bentuk fasilitas menu yang belum ditampilkan. “Saran dan masukan dari semua pihak sangat kami harapkan demi perbaikan aplikasi ini. Semoga bermanfaat dan dapat diaplikasikan dengan baik nantinya,” katanya.

Kegiatan sosialisasi ini, sambungnya, bertujuan untuk memberikan pemahaman yang konprehensif tentang SIMPEG e-KPO kepada seluruh kepala SKPD, Kepala Sekolah dan Kasubbag Kepegawaian atau Kepala Tata Usaha di Lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

“Penting untuk diketahui tata cara dan proses kerja kedua aplikasi ini untuk mendapatkan data kepegawaian yang terintegrasi, terpadu dan dapat bertanggung jawab, sehingga memudahkan pengelola kepegawaian SKPD dan sekolah serta UPTD Puskesmas dalam memberikan pelayanan,” ujar Emila.

Sosialisasi SIMPEG dan e-KPO ini diikuti oleh 225 peserta yang terdiri dari Kepala SKPD beserta Kasubbag Kepegawaian dan satu staf, Kepala UPTD Puskesmas dan Kepala Sekolah TK/SD dan SMP ditambah dengan beberapa pegawai BKPP.

Reporter | Hidayat Pulo

Komentar

News Feed