oleh

Buku ‘Potret Sejarah Banda Aceh’ Karya Harun Keuchik Leumik Diluncurkan

Penyerahan Buku
Walikota Banda Aceh illiza Sa`aduddin Djamal (kiri) saat menerima buku ‘Potret Sejarah Banda Aceh’ yang diserahkan langsung oleh Harun Keuchik Leumik (kanan). FOTO | Ist

Banda Aceh–Buku berjudul ‘Potret Sejarah Banda Aceh’ karya wartawan senior sekaligus tokoh masyarakat kota Banda Aceh, H. Harun Keuchik Leumik, resmi diluncurkan Senin, 3 Oktober 2016, di aula Balai Kota setempat. Buku setebal 248 halaman ini berisikan foto-foto kota Banda Aceh yang dijepret sejak tahun 1950.

H. Harun Keuchik Leumik, mengatakan keinginan untuk membukukan kumpulan foto-fotonya sudah sejak lama dan baru kali ini terwujud. Kecintaannya pada dunia fotografi sudah dimulai sejak tahun 1950 dengan modal kamera pinjaman. Baru pada tahun 1957 ia mempunyai kamera sendiri yang dibeli orang tuanya sepulang dari tanah suci.

Kepiawaiannya menerbitkan buku karya H. Harun Keuchik Leumik tersebut mendapat apresiasi dari Walikota Banda Aceh illiza Sa`aduddin Djamal maupun Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tarmilin Usman.

Walikota Banda Aceh illiza Sa`aduddin Djamal mengapresiasi pengarang dan penerbit yang telah melahirkan buku Potret Sejarah Banda Aceh, buku ini sangat penting untuk merawat sejarah dan menambah pengetahuan para generasi untuk mengetahui bagaimana masa lalu kota ini.

“Harun Keuchik Leumik merupakan sosok sangat luar biasa. Untuk merawat sejarah, seharusnya buku seperti ini dibuat oleh pemerintah, namun beliau telah melahirkan buku ini dengan suka rela tanpa meminta uang sedikitpun,” ujar Illiza.

Menurut Illiza, sosok Harun Keuchik Leumik adalah sosok yang sangat berjasa di segala bidang. Tidak hanya relijius dan dermawan, Harun Keuchik Leumik juga membantu pemerintah kota dalam menyelesaikan masalah pembebesan tanah untuk pembangunan jalan.

“Susah mencari sosok berkepribadian seperti beliau, di usia senjanya ia terus berkarya dan berkontribusi untuk kepentingan orang banyak. Beliau saat ini sedang membangun mesjid dan telah menerbitkan buku untuk ke sekian kalinya. Ini mejnadi amal jariyah beliau yang pahalanya terus mengalir,” kata illiza.

Dengan terbitnya buku ini, lanjutnya, mengingatkan Pemerintah untuk terus merawat sejarah. Saat ini Pemko Banda Aceh sedang merencanakan pembangunan museum digital yang akan memuat segala benda-benda bersejarah yang terkait dengan kota ini.

“Kita telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Belanda, Turki, dan berbagai Negara terkait untuk memulangkan benda-benda bersejarah kota ini. Kita juga telah membentuk tim khusus yang akan melacak peningggalan-peninggalan bersejarah terkait kota ini,” imbuhnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tarmilin Usman juga mengapresiasi Harun Keuchik Leumik. Ia mengibaratkannya seperti pustaka berjalan karena keluasan ilmu yang dimiliki dan telah mengarang banyak buku.

“Padahal beliau tidak memperoleh uang yang banyak dari sini. Ini harus dicontoh oleh generasi Banda Aceh,” ujar Tarmilin.

Dalam kesempatan ini Harun Keuchik Leumik membagikan buku karyanya kepada Walikota Banda Aceh, perwakilan media, polisi, TNI, dan perwakilan keuchik.

Reporter | Rizal JP

Komentar

News Feed