oleh

Bupati dan Walikota Se-Aceh Gelar Rapat Kesiapan Pilkada Serentak

Raker Pilkada
Rapat kerja persiapan Pemilihan Kepada Daerah serentak, Jum’at, 23 Desember 2016, di Gedung Serbaguna Setda Aceh. FOTO | IST

Banda Aceh–Bupati dan Walikota se-Aceh menggelar rapat kerja persiapan Pemilihan Kepada Daerah serentak. Rapat tersebut berlangsung, Jum’at, 23 Desember 2016, di Gedung Serbaguna Setda Aceh.

Plt Gubernur Aceh, Seodarmo dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Syahrul, SE, M.Si menyampaikan, rapat kerja tersebut merupakan langkah strategis untuk lebih memantapkan koordinasi dan menyamakan visi, persepsi serta sinergi seluruh jajaran penyelenggara dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyelenggaran tahapan – tahapan pilkada serentak di Aceh.

“Pertemuan ini juga merupakan wadah untuk melihat dan mengevaluasi sejauhmana dukungan dan kesiapan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam rangka pelaksanaan pilkada,” kata Soedarmo.

Pilkada yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat kata Soedarmo membutuhkan perhatian dan kerjasama dari semua pihak. Tanggungjawab untuk menyukseskan pelaksanaan pilkada serentak bukan hanya dipikul KIP dan Panwaslih, tapi juga seluruh komponen masyarakat di Aceh.

Meskipun kondisi Aceh relatif kondusif lanjut Soedarmo, pemerintah tidak boleh lengah karena potensi gangguan masih selalu ada.

“Hal ini lah yang harus kita cermati dan antisipasi bersama agar pelaksanaan pilkada di Aceh berjalan aman dan damai,” ujar Soedarmo.

Raker Pilkada
Rapat kerja persiapan Pemilihan Kepada Daerah serentak, Jum’at, 23 Desember 2016, di Gedung Serbaguna Setda Aceh. FOTO | IST

Situasi aman dan kondusif menurut Soedarmo merupakan salah satu syarat utama sukses dan lancarnya tahapan pilkada di Aceh. Kondisi tersebut juga akan menjamin rakyat untuk memilih dengan hati nurani tanpa paksaan dari siapa pun.

Pada kesempatan tersebut, Soedarmo juga kembali mengingatkan seluruh Pegawai Negeri Sipil menjaga netralitas dan tidak mendukung atau mensukseskan pasangan calon pemimpin daerah.

“Saya minta Bupati dan Walikota untuk tidak segan-segan menjatuhkan sanksi tegas kepada PNS yang melanggar,” ujar Soedarmo.

Seodarmo berharap melalui Rapat Kerja tersebut, akan meningkatkan komitmen dan kerja keras semua pihak untuk menyukseskan pilada Aceh yang damai, berkualitas, jujur, adil dan bebas intimidasi.

Penulis | Rizal JP

Komentar

News Feed