full screen background image

Ini Curhat Petani Tiram Tibang Ke Aminullah-Zainal

Share Button
Aminullah

Calon Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat berada dilokasi tambak tiram milik warga Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Jum’at, 24 Desember 2016. FOTO | DOK. PENAPOST.COM

Banda Aceh-Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh nomor urut 2, Aminullah Usman-Zainal Arifin, Jum’at, 23 Desember 2016 melakukan temuramah dengan masyarakat Gampong Tibang, Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

Didominasi petani tiram, masyarakat menyampaikan kepada Aminullah terkait minimnya kepedulian dan perhatian pemerintah kepada para petani tiram di Gampong Tibang.

Ummi Kalsum, salah seorang petani tiram di Tibang, menyampaikan bahwa dirinya meneruskan pekerjaan sebagai petani tiram tradisional dari orangtuanya. “Keluarga saya sudah puluhan tahun bekerja sebagai petani tiram, dan sampai sekarang pun kami masih bekerja secara tradisional, kami mengharap pak Amin dapat membantu kami meningkatkan pendapatan kami,” ungkap Ummi Kalsum.

Aminullah dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak hanya menerima semua masukan, namun juga telah melakukan kunjungan beberapa waktu lalu untuk meninjau secara langsung kondisi petani tiram tersebut.

“Saya sudah menyaksikan langsung bagaimana petani tiram bekerja, saya juga mendengarkan keluhan yang disampaikan bahwa Tibang dekat dengan ibukota Provinsi dan Kota Banda Aceh, namun jauh dari perhatian,” ujar Aminullah.

Aminullah

Calon Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, saat meninjau petani tiram di Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Jum’at, 24 Desember 2016. FOTO | DOK. PENAPOST.COM

Dia juga menegaskan komitmen dirinya dengan Zainal Arifin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah kebawah. “Ketika saya berkunjung, petani tiram menyampaikan bahwa hasil yang didapatkan setiap harinya berkisar 5 sampai 20 ribu,” katanya.

Penghasilan itu, sebut Aminullah, digunakan untuk menanggung semua biaya hidup dengan maksimal masa kerja 20 hari dalam sebulan. “Masyarakat, sudah bekerja secara turun-temurun berpuluh tahun, namun masih sangat kurang perhatian dari pemerintah dan belum terdapat solusi terkait modernisasi petani tiram ini,” sebutnya.

Masih kata Aminullah, lembaga keuangan Syariah merupakan salah satu program yang disiapkan untuk mendukung pedagang kecil, pedagang kaki lima, industri rumahan termasuk para petani tiram agar dapat berkembang.

Dia menyatakan akan membangun kerjasama dengan perbankan serta investor untuk mengembangkan usaha usaha kecil menengah tersebut serta memodernisasikan para petani tiram di Kota Banda Aceh.

“Ditambah dengan program pro rakyat lainnya Insya Allah kesejahteraan rakyat akan dapat meningkat,” tutup Aminullah.

Penulis | Muzai Punteuet

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.