oleh

Dayah di Aceh Diharapkan Bersatu Dalam Satu Wadah

Share Button

Banda Aceh-Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ikatan Pasantren Indonesia (IPI) Provinsi Aceh periode 2017-2022, secara resmi dilantik dan dikukuhkan.Ketua DPW IPI Aceh, dipimpin Tgk Sayid Abdullah.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung, Sabtu, 5 Mei 2018 malam, di pendopo Gubernur, dipimpin langsung ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), KH Zaini Ahmad.

Dalam kesempatan itu, KH Zaini Ahmad mengapresiasi atas terbentuknya DPW Ikatan Pasantren Indonesia (IPI) Provinsi Aceh periode 2017-2022 itu serta mengharapkan seluruh pengurus yang dilantik agar bersemangat dalam berjuang guna menciptakan peningkatan ekonomi, terutama di dayah yang tersebar di Aceh.

Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Setda Aceh, M. Jafar, Dr, SH, M.Hum, mengharapkan dayah yang ada di Aceh dapat bersatu dalam sebuah wadah.Sehingga, proses pembinaan dapat dilakukan lebih terpadu dan lebih terkoordinir.

“Dengan demikian upaya kita membangun pendidikan Dayah modern dan berkualitas dapat berjalan lebih nyata dan merata di seluruh Aceh,” kata M. Jafar.

Masih kata M. Jafar, berbicara tentang sejarah dunia pendidikan di tanah air pasti akan membahas peran Dayah sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia .

Menurutnya, Aceh adalah wilayah pertama yang mengembangkan sistem belajar dayah yang dimulai pada abad ke-9, tak lama setelah islam masuk ke daerah ini, Dayah ketika itu dibuka untuk untuk melahirkan ulama guna mengembangkan Islam ke berbagai wilayah di tanah air.

“Di luar Aceh istilah Dayah lebih akrab disebut pesantren atau apapun Istilah yang dipakai.Dayah dan Pesantren sama-sama merupakan lembaga pendidikan terbaik yang menitikberatkan pada pembinaan generasi muda,” ujar M. Jafar.[]

Facebook Comments

Komentar

News Feed