full screen background image

Di Punge Blang Cut, Aminullah-Zainal Tegaskan Pentingnya Gali Potensi Ini

Share Button
Aminullah Usman

Aminullah Usman. FOTO | Ist

Banda Aceh-Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh nomor urut 2 Aminullah Usman-Zainal Arifin melakukan kunjungannya ke Punge Blang Cut, Kecamatan Jaya Baru, Kamis, 1 Desember 2016. Dalam kunjungan tersebut paslon ini menyampaikan pentingnya menggali potensi kawasan serta peningkatan di sektor ekonomi.

Juru Bicara Pusat Aminullah-Zainal, Teuku Arief Khalifah, melalui siaran pers yang diterima media ini menyampaikan dalam orasinya, Aminullah Usman menekankan pihaknya komit akan memberikan perhatian kepada usaha menengah kecil dengan memberikan program-program pengembangan manajemen usaha, permodalan hingga pemasaran.

“Dengan situasi ekonomi seperti sekarang usaha kecil dan menengah harus di bina dengan baik agar dapat terus membuka lapangan pekerjaan, sehingga persentase pengangguran yang sekarang telah menyentuh 12 persen dapat secara pertahap kita turunkan,” jelas Aminullah.

Mantan Direktur Utama Bank Aceh ini juga menyampaikan pentingnya menggali lebih dalam potensi wisata sejarah yang ada di Punge Blang Cut. “Wisata sejarah Tsunami sampai saat ini masih terkesan seadanya, kedepan kita akan melakukan promosi terhadap situs situs sejarah kita sampai ke mancanegara, kedatangan turis baik lokal maupun internasional akan membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” Aminullah menyebutkan.

Dalam kesempatan itu, pasangan Aminullah-Zainal menawarkan visi dan misi yang sangat menyentuh rakyat. Dengan tegas Aminullah mengatakan bagi setiap keluarga yang berpulang ke rahmatullah akan diberikan santunan sebesar kurang lebih Rp. 3.000.000 dan korban musibah seperti kebakaran per rumah akan mendapat Rp. 5 juta rupiah.

Calon Wakil Walikota Banda Aceh, Keuchik Zainal (sapaan akrab Zainal Arifin), menyatakan program-program yang disampaiakannya itu bukan sekedar program ‘cet langet’ seperti yang di hembuskan pihak pihak yang tidak senang dengan kemakmuran rakyat.

“Saya mempunyai pengalaman duduk di DPR mengelola anggaran selama 2 periode, ada yang bilang program raskin gratis dan santunan kematian hanya merupakan program ‘cet langet’. Kalau kita mengambil contoh perhitungan kematian per tahun di Kota Banda Aceh yang dapat mencapai 2700 jiwa, santunan Rp 3.000.000 akan menghabiskan anggaran 8,1 M per tahun, Jumlah itu hanya 0,67% dari jumlah anggaran Kota Banda Aceh, apakah tidak boleh kalau APBK yang tidak sampai 1% itu diberikan kepada rakyat yang sedang dalam kemalangan?” ungkap Zainal panjang lebar yang disambut dukungan dari warga yang hadir.

Zainal juga kembali menegaskan bahwa pasangan Aminullah-Zainal berkomitmen di 2019 permasalahan air bersih di Kota Banda Aceh akan berakhir, 90-100 lokasi, DMA akan dibangun untuk menyelesaikan permasalahan yang selama ini selalu meresahkan masyarakat, tegasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut politisi Partai Gerindra, tokoh agama serta tokoh masyarakat Punge Blang Cut.

Reporter | Muzai Punteuet

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.