full screen background image

Dihadapan Titiek Hardiyanti Soeharto, Wagub Tegaskan Aceh Aman dan Damai

Share Button
pembukaan-panahan

Seremonial pembukaan Kejurnas Panahan yang diselenggarakan di Banda Aceh. FOTO | DOK.PRIBADI

Banda Aceh-Wakil Gubenur Aceh, Nova Iriansyah menyatakan pasca perjanjian MoU antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Pemerintah RI, kondisi provinsi Aceh sudah nyaman, aman dan damai.

“Sejak perjanjian damai pada 15 Agustus 2005 lalu, kini Aceh, aman, nyaman dan damai. Itu semua dapat dibuktikan dengan terselenggaranya pesta demokrasi di Aceh yang berjalan lancar, aman dan damai, tidak terlihat seperti daerah lain di Indonesia,” ujar Nova Iriansyah.

Hal itu disampaikan Wagub Nova, saat membuka Kejurnas Panahan yang diselenggarakan di Banda Aceh, sekaligus pelantikan pengurus Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Aceh, periode 2016-2020.Kegiatan ini juga dirangkum dengan rapat kerja wilayah (rakerwil) di gedung Dayan Dawood, Banda Aceh, Rabu, 1 November 2017 malam.

“Aceh sudah siap menerima segala bentuk event nasional sebagai tuan rumah, seperti kejurnas panahan yang akan diselenggarakan ini,” ujarnya lagi.

Kepada para kontingen, pelatih, wasit dan atlit panahan serta seluruh unsur yang terkait, Wagub Nova, berucap selamat singgah dibumi Aceh serambi Mekkah, yang penuh berkah ini.

“Silahkan nikmati kopi dan kuliner di Aceh sepuasnya dan berbelanja sebanyak- banyak mungkin di Aceh,” ujarnya, sembari dihujani tepuk tangan para tamu yang hadir.

Kepada para atlit yang akan bertarung, Wagub berharap dapat mempersembahkan yang terbaik dan dapat mengharumkan nama Aceh hingga keseluruh pelosok dunia.

Dalam kesempatan itu, Ketua PP PERPANI, Titiek Hardiyanti Soeharto, mengatakan kejuaraan nasional yang digelar ini sebagai ajang uji kemampuan para atlit yang akan bertanding selaku binaan dari masing masing daerah.

“Selain itu juga mempererat rasa persatuan dan kesatuan sesama atlit.Di SEA Games lalu, atlit panahan kita telah menyumbang empat emas, satu perak  dan satu perunggu,” katanya.

Dia berharap dalam SEA Games yang akan datang atlit panahan kita bisa lebih ditingkatkan dan mampu untuk lebih menyumbangkan emas di SEA Games yang akan datang.

Ketua KONI Aceh, Muzakir Manaf mengucapkan terimakasih kepada ketua umum PP PERPANI, yang telah mempercayakan Aceh sebagai tuan rumah kejurnas perpanahan.

Begitupun katanya, KONI Aceh juga siap menerima menjadi tuan rumah dari berbagai event nasional dari bebagai cabang olah raga lainnya. Oleh sebab itu kami sangat antusias menyambut kejurnas panahan tahun ini.

Dia berharap kepada para atlit-atlit panahan Aceh, dalam kerjurnas ini bisa mendapatkan hasil yang maksimal.Terkait persiapan PON 2020 di Papua, Aceh sudah mulai mempersiapkan para atlit dari berbagai cabang olahraga.

“Kami berharap prestasi yang telah diukir hendaknya terus dipertahankan dan ditingkatkan sehingga menuju PON yang akan datang para atlit panahan Aceh dapat mempersembahkan medali, dan kami yakin hal tersebut bisa terpenuhi,” paparnya.

Muzakir Manaf mengatakan, Pemerintah Aceh, serta segenap jajarannya telah mempersiapkan diri menjadi calon tuan rumah pada PON, 2024.”Melalui forum ini kami berharap komitmen PP PERPANI, untuk mempertahankan Aceh menjadi tuan rumah,” katanya lagi.

Sebelumnya, Muzakir Manaf, mengucapkan selamat kepada ketua PERPANI Aceh, Dr Nyak Amir, yang baru saja dilantik serta seluruh pengurusnya. Dia yakin dan percaya ditangan ketua PP PERPANI Aceh yang baru dilantik tersebut, cabang olah raga panahan ini akan maju dan berkembang pesat serta melahirkan atlit- atlit binaan yang berkualitas.

Reporter | Hendra S

Facebook Comments