full screen background image

Disdukcapil Rekam Data e-KTP Bagi Pelajar

Share Button
Rekam e-KTP

Petugas Disdukcapil Kota Banda Aceh, Saat sedang melakukan proses perekaman e-KTP bagi siswi. FOTO | IST

Banda Aceh-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh kembali melakukan perekaman data e-KTP bagi warga kota. Kali ini, sasarannya para siswa SMA sederajat yang telah berusia 17 tahun ke atas.

Semisal pada Kamis, 9 Maret 2017, SMAN 1 Banda Aceh menjadi sekolah perdana yang dikunjungi tim perekaman data e-KTP mobile Disdukcapil Kota Banda Aceh. Ratusan pelajar yang telah cukup umur mengikuti proses perekaman e-KTP secara online mulai dari pemotretan hingga identifikasi pola iris mata, sidik jari dan tanda tangan dengan perangkat scanner biometrik yang dibawa pihak Disdukcapil.

Syaratnya, para siswa cukup menunjukkan fotokopi Kartu Kelurga (KK) atau Akte Kelahiran kepada petugas Disdukcapil Kota Banda Aceh. “Ini merupakan salah satu upaya kita untuk meningkatkan pelayanan publik, khususnya bagi warga kota yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang langsung ke balai kota dengan melakukan perekaman data e-KTP,” kata Kasi Indetitas Disdukcapil Banda Aceh Mairiza di sela-sela kegiatan yang direncanakan digelar selama dua hari tersebut.

Menurutnya, program pembuatan dokumen kependudukan bagi masyarakat ini merupakan agenda rutin Disdukcapil Kota Banda Aceh yang beberapa waktu lalu meraih penghargaan role model pelayanan publik di Indonesia.

“Tahun ini perdana kita turun ke sekolah-sekolah, dan SMAN 1 sekolah pertama yang kita datangi. Targetnya seluruh SMA sederajat yang tersebar di Kota Banda Aceh. Perekaman data e-KTP kita lakukan terhadap pelajar kelas XI dan XII atau yang telah berusia 17 tahun ke atas,” ujar Mairiza.

Syaratnya, terang dia, cukup dengan membawa fotocopi KK atau akte kelahiran. Setelah proses perekaman data, mereka juga tidak perlu lagi datang ke kantor, karena besok atau lusa surat keterangan telah melakukan perekaman e-KTP akan diantar langsung ke sekolah.

“Surat keterangan tersebut, sebagai pengganti e-KTP sementara mengingat stok blangko e-KTP saat ini masih kosong secara nasional. Masa berlakunya selama enam bulan, dan dapat dipergunakan selayaknya e-KTP pada umumnya. Untuk blangkonya sendiri, mudah-mudahan bulan depan sudah dikirim dari pusat,” pungkasnya.

Kepala SMA Negeri 1 Banda Aceh Khairurrazi menyatakan pihaknya menyambut baik program ‘jemput bola’ yang dilakukan Disdukcapil Banda Aceh. “Para siswa tentu sangat diuntungkan dengan program ini, karena siswa kami terutama yang kelas 12 nantinya pasti membutuhkan e-KTP untuk pengurusan SKCK misalnya, maupun dokumen terkait lainnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

“Harapan kami dengan perekaman data e-KTP dengan sistem ‘jemput bola’ ini, para siswa maupun masyarakat pada umumnya bisa mendapatkan pelayanan lebih maksimal dari pemerintah dalam hal pengurusan dokumen kependudukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jumlah siswa kelas XI di SMA Negeri 1 sebanyak 168 orang, belum termasuk sejumlah siswa kelas XI yang yang telah cukup umur untuk memiliki e-KTP.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor  | Muzai Punteut]
Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM