full screen background image

Dua Pembalap Muda Indonesia Dekati Gerbang MotoGP

Share Button
mark-marquez

Ilustrasi : Teknik menikung Mark Marquez saat melibas tikungan ajang MotoGP Aragon, Spanyol(30/9). WARTAKOTA.TRIBUNNEWS.COM

[clickToTweet tweet=”Dua Pembalap Muda Indonesia Dekati Gerbang MotoGP” quote=”Dua Pembalap Muda Indonesia Dekati Gerbang MotoGP”][social_warfare buttons=”Facebook, Twitter”]

Kemayoran-Dua pembalap muda Indonesia, Dimas Ekky Pratama (25) dan Andi ‘Gilang’ Farid Izdihar tengah disiapkan Astra Honda Racing Team untuk mendekati pintu masuk MotoGP. Keduanya bakal terjun di kompetisi Campeonato de Espana de Velocidad (CEV).

Dimas akan berlaga di CEV Moto 2 European Championship, sementara Gilang di CEV Moto 3 Junior World Championship.

CEV sendiri merupakan ajang balap motor yang paling dekat dengan MotoGP. Meraih gelar juara di kompetisi CEV pun diyakini bisa membuka lebar kans seorang pembalap untuk naik level ke MotoGP yang notabene merupakan kompetisi balap motor paling bergengsi di dunia.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Dimas dan Gilang akan dikirim ke Eropa, dan menetap di sana untuk beberapa waktu untuk mempelajari tata cara balap CEV. Ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (3/2/2017), Dimas mengaku tak sabar menjalani kejuaraan ini.

Bersama Gilang, Dimas akan berangkat ke Spanyol dan berlatih selama tiga bulan di sana sebelum melakoni balap seri perdana pada 30 April. “Total nanti akan ada delapan seri, dan seri pertama akan berlangsung di Albacete, Spanyol,” katanya.

Mengenai peta kekuatan lawan-lawannya nanti, Dimas mengaku belum mengetahuinya. Dimas mengatakan, saat ini ia masih fokus dalam menjaga kesehatan dan kebugarannya sebelum berangkat ke Spanyol.

Soal target, Dimas mengatakan, ia akan terus memacu dirinya supaya namanya biza terus berada di jajaran atas. “Target harus masuk podium di tiap seri. Tentunya supaya bisa membanggakan negara sendiri, dan bisa terus mendekati MotoGP,” ujarnya.

Keberangkatan Dimas dan Gilang ke Spanyol pun mendapat dukungan penuh dari PT Astra Honda Motor. Executive Vice President Dorector PT Astra Honda Motor, Johanes Loman mengatakan, keduanya memang perlu beradaptasi di sana.

Selain membiasakan diri dengan cuaca dan makanan, keduanya harus belajar kebiasaan-kebiasaan balap CEV. “Ini penting supaya mereka bisa paham kultur balap CEV yang mirip dengan MotoGP. Mereka harus adaptasi supaya bisa bersaing,” kata Johanes.

SUMBER | WARTAKOTA.TRIBUNNEWS.COM 

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.