oleh

Dua ‘Sekawan’ Diciduk Sat Resnarkoba Polres Agara

Share Button
Goenawan
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan saat konferensi pers, Selasa, 7 Febrari 2017, terkait pengungkapan pelaku penyalahgunaan dan pengedar narkotika jenis ganja di Desa Simpang Semadam, Kecamatan Semadam, Kabupaten Aceh Tenggara. FOTO | IST

Banda Aceh-Upaya polisi membongkar bisnis narkoba jenis ganja di wilayah hukum Polres Aceh Tenggara membuahkan hasil. Ini terbukti setelah Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres setempat ‘mengelabui’ dua sekawan yang memiliki 6 kg barang haram itu pada Senin, 6 Februari 2017, dengan menyusun strategi dan membuat janji untuk melakukan undercover buy.

Kedua pelaku tersebut masing-masing, SS alias SW, (28), Wiraswasta, warga desa Simpang Semadam Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara dan rekannya, MD alia ML, (27), petani yang juga sekampung dengan SS alias SW.

Pengungkapan pelaku atas kasus tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Agara, Iptu Delyan Putra. SH, berawal dari informasi yang diterima aparat penegak hukum diwilayah itu, bahwa ada dugaan pengedar narkotika jenis ganja di desa Simpang Semadam, Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara.

“Kemudian, anggota Opsnal melakukan undercover buy dengan memesan 1 kg ganja, selanjutnya transaksi dilakukan, begitu ganja sudah berhasil didapat, anggota yang menyamar langsung mengamankan pelaku,” ungkap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Goenawan didampingi Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Drs. Edi Bastari, M.Si, saat konferensi pers, Selasa, 7 Febrari 2017.

Lalu, Polisi melakukan pengembangan dirumah pelaku, dan dari rumah pelaku berhasil diamankan 5 Kg ganja yang sudah di press, serta beberapa bungkus ganja yang sudah dipaket. “Barang bukti yang kita temukan berupa 6 bal ganja kering seberat 6 Kg, 9 bungkus amp besar seberat 200 gram, 18 bungkus amp kecil seberat 120 gram, 130 gram ganja kering yang belum sempat dibungkus. Total keseluruhannya seberat 6 Kg atau diperkirakan 450 gram,” katanya menyebutkan.

Atas temuan tersebut, sambung Kapolres, selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Aceh Tenggara, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurutnya, Polres Agara melaksanakan program prioritas Kapolri tahap II no 9 tentang penegakan hukum yang lebih profesional dan berkeadilan serta program prioritas Polres setempat yaitu terkait pemberantasan narkoba dengan cara Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor   | Rizal JP]

Facebook Comments

Komentar

News Feed