full screen background image

Dyah Erti Idawati: Aceh Daerah Paling Gigih Lawan Penjajahan Kolonial Belanda

Share Button

Banda Aceh-Wakil Ketua TP-PKK dan Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati, mengungkapkan, Aceh merupakan daerah yang paling gigih melawan  penjajahan  kolonial  belanda.

“Dan telah melahirkan banyak  pahlawan-pahlawan nasional,  termasuk  juga  pahlawan  perempuan,” ungkap Dyah Ertiga Idawati.

Hal itu disampaikan Istri Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, saat membuka secara resmi sosialisasi Pahlawan Nasional Laksamana Keumalahayati dan peringatan 109 tahun wafatnya Cut Nyak Dhien yang diselenggarakan oleh Laskar Tjoet Nyak Dhien di Gedung PWI Aceh, Rabu, 15 November 2017.

Ia mengatakan, diantara  sekian  banyak  pahlawan  perempuan, ada dua nama  dua nama  yang  akrab  di  telinga  banyak  orang,  yaitu  Cut  Nyak Dhien  dan Laksamana Keumalahayati.

“Kedua sosok perempuan ini  luar  biasa,  berjuang  demi  kebenaran dengan  terlibat  langsung  ke  dalam  kancah  perang.  Mereka tidak  hanya  memberi  komando  di  belakang  pasukan,  tetapi langsung  memimpin  pasukan  di  garis  depan,” ujar Dyah.

Dyah mengatakan, Tjut  Njak  Dhien,  Laksamana  Malahayati,  dan  ribuan Pahlawan  Perempuan  Aceh  adalah  simbol  perjuangan  rakyat Aceh yang rela berkorban nyawa untuk agama dan bangsanya.

“Sebagai  orang  Aceh,  semangat  berjuang  ini  harus  kita pertahankan  sampai  kapanpun dan menunjukkan  kepada  dunia,  bahwa  semangat  Cut  Nyak  Dhien tidak  pernah  luntur  dari  bangsa  Aceh,” kata Dyah.

Ia juga menyampaikan bahwa Keumalahayati juga telah di anugerabj gelar pahlawan nasional melalui keputusan Presiden yang   ditandatangani  pada  tanggal  6  November  2017.

“Penganugerahan  gelar  pahlawan  nasional  ini,  tentu  harus kita  syukuri,  dengan  cara  meneladani  kegigihan  perjuangan Laksamana  Malahayati  dalam  membela  tanah  tumpah darahnya,” ujar Dyah.

Dyah berharap spirit  kepahlawanan Laksamana Keumalahayati,  Cut  Nyak Dhien,  dan  para  pahlawan  Aceh  lainnya,  dapat  tertanam  pada setiap  generasi  Aceh,  sehingga  gerak  pembangunan  Aceh  di masa  mendatang  akan  semakin  maju  dan  berkembang.

Pada kesempatan tersebut, Dyah juga tidak lupa menyampaikan  apresiasi  dan  penghargaan  kepada   pengurus  Laskar  Tjut  Njak  Dhien  Aceh  yang  telah  menggagas kegiatan  Peringatan  109  Tahun  Wafatnya  Tjut  Njak  Dhien, dan  Sosialisasi  Sosok  Pahlawan  Nasional  Laksamana Malahayati.

“Semoga melalui  kegiatan  ini  dapat meningkatkan  kecintaan  kita  terhadap  pahlawan  bangsa, sehingga  dengan  semangat  dan  kecintaan  tersebut,  tiaptiap  kita  bisa  menjelma  menjadi  ‘pahlawan’  bagi pembangunan  Aceh,  yang  kita  cintai  ini,” kata Dyah.[]

Reporter | Hendra S

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.