full screen background image

GMPA: Usut Kecurangan Rekruitmen Tenaga Kontrak RSUDZA

Share Button
demo-tenaga-kontrak

Karo Humas Setda Aceh, Frans Delian S.STP, saat menyambut massa pengunjuk rasa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Aceh (GMPA), Rabu, 8 Maret 2017, di Kantor Gubernur Aceh. FOTO | Kontributor Banda Aceh.

Banda Aceh-Massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Aceh (GMPA), Rabu, 8 Maret 2017, sekira pukul 14.30 WIB mendatangi Kantor Gubernur Aceh. Kedatangan massa itu untuk menggelar aksi unjuk rasa terkait proses seleksi penerimaan tenaga kotrak pada Badan Layanan Umum-RSUDZA, Banda Aceh. Massa berorasi dan membagi-bagikan selebaran.

Sebelum menuju ke lokasi, massa berkumpul di Tugu Taman Ratu Safiatuddin, kawasan Lampriet, Kota Banda Aceh. Dalam aksinya itu, masa turut membawa sejumlah alat peraga berupa alat pengeras suara (toa), spanduk, selebaran dan karton yang bertuliskan kritikan.

Koordinator Aksi, Azrul Rizki, S.Pd, dalam orasinya meminta dibatalkan pengumuman dan pendaftaran ulang seleksi penerimaan tenaga kontrak di RSUZA. Ia juga meminta Gubemur Aceh untuk mengusut semua tindak kecurangan pada perekrutan tenaga kontrak (Non PNS) di rumah sakit milik Pemerintah Aceh ini.

Tidak hanya itu, ia juga meminta semua panitia yang melakukan tindak kecurangan dalam proses perekrutan untuk dipecat. Bahkan, Azrul meminta diproses hukum direktur dan panitia yang terbukti melakukan tindak kecurangan dan nepotisme dengan menggunakan jabatan sebagai pelayan masyarakat.

“Hentikan segala proses perekrutan tenaga kontrak yang dinilai sarat dengan kecurangan dan nepotisme sampai semua proses diseelesaikan dengan transparan serta tindak lanjuti semua nama-nama yang diduga sebagai peserta siluman dalam perekrutan tenaga kontrak,” katanya.

Akhirnya, sekira pukul 15.05 WIB massa diterima Karo Humas Setda Aceh, Frans Delian S.STP. Kepada massa, dia mengatakan saat ini, Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah, sedang menggelar rapat Penas.

“Terkait tuntutan mahasiswa, saya selaku Karo Humas akan menyampaikan ke Gubernur. Namun, sejuah ini pak Gubernur telah membahas permasalahan ini dan akan meminta penjelasan dari panitia seleksi di RSUDZA,” katanya.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor   | Suandris]

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM