full screen background image

Guardiola: Silakan ‘Bunuh’ Saya Kalau Bayern Gagal Lewati Atletico

Share Button
Foto | Sergio Perez / Reuters

Foto | Sergio Perez / Reuters

Munich – Josep Guardiola ramai dikritik usai Bayern Munich kalah di semifinal leg I. Guardiola meminta agar keraguan itu ditahan dulu karena kans Bayern masih terbuka.

Sejak mengumumkan akan memanajeri Manchester City di musim depan, pelatih Catalan itu sering kali menjadi sasaran kritik media-media Jerman. Apalagi, Guardiola belum menghadirkan trofi Liga Champions, alasan utama Bayern menunjuk dia sebagai pengganti Jupp Heynckes.

Di musim terakhirnya, Guardiola terancam gagal memenuhi tuntutan tersebut. Pasalnya, Die Roten takluk 0-1 di markas Atletico Madrid. Itu artinya, Bayern mesti menang dengan selisih dua gol saat gantian menjamu Los Rojiblancos di leg kedua tengah pekan depan.

Kendati pun tampil di depan pendukung sendiri, hal tersebut diyakini tidak akan mudah. “Semua orang sudah membunuh saya, tapi saya masih hidup,” kata pelatih Bayern ini sebagaimana dilansir Mirror.

“Kami masih punya satu pertandingan lagi. Kalau saya kalah maka Anda bisa menghabisi saya tapi saya masih punya satu kesempatan,” cetus Pep.

Salah satu kritik tajam yang dialamatkan kepada Guardiola adalah soal Thomas Mueller. Di pertandingan tersebut, Mueller malah dicadangkan dan baru masuk di 20 menit terakhir saat Bayern sudah kebobolan. Padahal striker kurus Jerman tersebut merupakan pemain tertajam klub di Eropa [11 gol].

“Saya senang kok memainkan Mueller. Mungkin akan lebih baik kalau saat itu dia bermain tapi saya telah membuat keputusan dan hal itu bukan berarti saya tidak senang dengan dia, hanya sekadar taktik saja,” sambung Guardiola.

“Pada akhirnya saya harus membuat sebuah keputusan, tapi ini belum berakhir. Kami belum tersingkir,” kata dia.

SUMBER | DETIK.COM

Facebook Comments