oleh

Gubenur Aceh Terima Kunjungan Wakil Duta Besar Australia

Zaini Abdullah
Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah didampngi Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian, saat menerima kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Dr. Justin Lee di Pendapa Gubernur, Banda Aceh, Senin, 17 Oktober 2016. FOTO | Ist

Banda Aceh-Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah menerima kunjungan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Dr. Justin Lee di Pendapa Gubernur, Banda Aceh, Senin, 17 Oktober 2016.

Gubernur dalam pertemuan tersebut didampingi Asisten Pemerintahan Setda Aceh, Dr. Muzakar A. Gani, Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh, Dr. Iskandar Zulkarnain, Kepala Dinas Syariat Islam, Prof. Syahrizal Abbas dan Kepala Biro Humas Setda Aceh, Frans Dellian.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Zaini memaparkan prospek investasi di bidang ekonomi, pariwisata dan peluang kerjasama pendidikan dengan Pemerintah Australia.

Di bidang perekonomian, menurut Gubernur Zaini mengatakan Aceh saat ini sedang giat membangun beberapa proyek infrastruktur yang dianggap vital untuk menggenjot sektor industri lokal, terutama di bidang migas dan produk pertanian.

“Alhamdulillah pembangunan jalan tembus seperti Jalan KKA di Lhokseumawe yang terhubung dengan Kabupaten Bener Meriah sudah selesai dibangun, mudah-mudahan dengan adanya fasilitas ini tingkat perekonomian di daerah itu meningkat,” katanya.

Selanjutnya Gubernur Aceh turut menjelaskan peluang industri pariwisata di Aceh, dimana angka kunjungan wisatawan baik dari dalam dan luar negeri yang terus mengalami peningkatan dari tahun -tahun sebelumnya.

“Ini tidak lepas dari peran Pemerintah Aceh yang terus mendukung sektor pariwisata untuk bertumbuh pesat, dengan menyediakan berbagai fasilitas umum yang bermanfaat bagi pengunjung serta merenovasi berbagai objek wisata utama, seperti di Mesjid Raya Baiturrahman,” jelas Gubernur.

Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Dr. Justin Lee memaparkan tentang kerjasama pendidikan dan pelatihan teknis antara pemerintah Indonesia dan Australia, dimana Aceh masih merupakan wilayah prioritas.

“Kepada warga Aceh, kami memberikan kesempatan khusus bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikannya di Australia melalui berbagai skema beasiswa yang tersedia,” jelas Justin.

Justin melanjutkan, kedatangannya ke Aceh salah satunya adalah untuk mendukung program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) yang didanai oleh AusAid untuk mencapai beberapa program pemerintah seperti yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015 – 2019 yang akan diresmikan besok di Gedung Serbaguna Setda Aceh.

Reporter | Rizal JP

Komentar

News Feed