oleh

Gubernur Aceh Ajak Buruh Yakinkan Investor Tanam Modal di Aceh

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah sedang memberikan sambutan pada acara temu ramah dengan serikat pekerja/buruh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Senin, 1 Mei 2016 pada malam puncak peringatan Hari Buruh Sedunia.
Gubernur Aceh, Zaini Abdullah sedang memberikan sambutan pada acara temu ramah dengan serikat pekerja/buruh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. Senin, 1 Mei 2016 pada malam puncak peringatan Hari Buruh Sedunia.

Banda Aceh – Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah dalam acara temu ramah yang diadakan Serikat Pekerja/Buruh, Senin malam, (2 Mei 2016) di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, mengajak kepada seluruh serikat pekerja/serikat buruh yang hadir pada acara tersebut untuk saling membantu membangun Aceh menjadi daerah yang lebih baik kedepannya.

Saat ini investor dianggap kurang berminat menanam modal di Aceh dengan berbagai alasan, salah satunya adalah menyangkut keamanan yang dianggap kurang kondusif. Karena itulah para investor merasa enggan menanamkan modalnya di negeri serambi mekah ini.

Menurut Doto (sapaan Gubernur Aceh), membangun Aceh adalah tanggung jawab bersama, dan buruh adalah salah satu unsur penting yang dapat menjadikan Aceh lebih baik kedepan. Tanpa pekerja/buruh, dunia usaha di Aceh tiada arti sama sekali.

Karenanya orang nomor satu di Aceh itu mengajak kepada para pekerja/buruh untuk sama-sama meyakinkan para investor agar mau menanam modal di Aceh.

”Ini adalah kerja kita semua untuk meyakinkan para investor agar mau datang ke Aceh dan menanamkan modalnya di Aceh,” ajak Zaini.

Zaini juga berjanji akan selalu memperhatikan nasib buruh, dia berjanji akan peduli terhadap kesejahteraan hidup para buruh di Aceh, terutama tentang upah buruh yang sudah mulai mendapat perhatian pemerintah dalam beberapa tahun terakhir ini Aceh.

”Kita sudah upayakan upah minimum buruh di Aceh naik, walaupun belum dianggap belum memuaskan, tapi kita akan terus mencoba upah buruh bisa jadi lebih baik,” ujar Zaini.

”Paling kurang, upah buruh kedepan bisa membahagiakan para buruh,” tambahnya lagi.

Zaini juga berharap SDM di Aceh mampu bersaing dengan SDM luar, karena ini merupakan era persaingan. Persaingan kata Gubernur tidak hanya di Aceh atau di Indonesia, tapi juga diluar negeri.

Kata Gubernur, Presiden Jokowi juga telah berjanji menjadikan Aceh sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sehingga Aceh bisa kembali meminta Jokowi merealisasikan janjinya, tapi pekerja di Aceh harus siap bersaing.

”Bapak Presiden Jokowi juga berjanji menjadikan Aceh sebagai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK, pada saat beliau berkunjung ke Aceh, kita bisa meminta pak Jokowi merealisasikan apa yang sudah pernah dijanjikan, tapi SDM kita harus siap,” pungkasnya.

Reporter | Hidayat

Komentar

News Feed