oleh

Gubernur Buka Festival Sabang Fair dan TTG Tingkat Provinsi

Sabang Fair
Pemukulan rapai bertanda Festival Sabang Fair dan TTG Tingkat Provinsi dimulai. (Foto | Adi Doles)

Sabang-Gubernur Aceh, dr. H. Zaini abdullah, melalui Assiten I Setda Aceh Muzakar Agani, membuka Festival Sabang Fair Ke-III tahun 2016.

Event yang diselenggarakan di arena Sabang Fair, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Sabang, dijadwalkan berlangsung sejak 21 hingga 25 Mei.

Sebanyak 22 kabupaten/kota turut serta memeriahkan Festival Sabang fair III tahun 2016. Kegiatan Sabang Fair ini diawali dengan pawai budaya yang diikuti 13 kabupaten/kota, dan sekaigus dirangkum dengan penyelenggaraan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diikuti 23 Kabupaten/kota.

Dalam sambutan tertulis, Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang dibacakan Assiten I Setda Aceh Muzakar Agani, mengatakan, pergelaran TTG itu sebagai salah satu sarana bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi teknologi yang bisa dimanfaatkan dan menjadi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Kegiatan tersebut, menurutnya juga untuk menjaring ide kreatif dari masyarakat, serta wahana mempromosikan dan membangkitkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan teknologi.

“Dengan adanya TTG ini sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa menentukan teknologi yang bagus untuk dimanfaatkan,” tuturnya.

Selain itu, kata Muzakar, pada kegiatan itu juga diturunkan Tim dari Pemerintah Aceh untuk menilai teknologi yang paling kreatif dan mudah digunakan masyarakat untuk dipilih mewakili Aceh pada TTG Nasional di Mataram. “Kita berharap agar produk-produk kita nanti bisa bersaing pada tingkat nasional,” katanya lagi.

Ketua Panitia Sabang Fair, Sofyan Adam yang juga Sekda Kota Sabang, Sabtu, 21 Mei 2016, mengatakan, pembukaan Sabang Fair dan TTG ke XI ditandai dengan pemukulan rapai oleh Walikota Sabang, Assisten I Setda Aceh, Sekda Sabang sekaligus ketua Panitia Sabang Fair, Kepala BPM Aceh sekaligus Ketua Panitia TTG XI, dan Kepala Dinas Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi.

Kata dia, tujuan kegiatan itu antara lain untuk menujukkan kepada dunia, khususnya wisatawan mancanegara bahwa Aceh sudah benar-benar dalam keadaan aman untuk dikunjungi.

“Tujuan dari pameran ini untuk memamerkan potensi unggulan masing-masing daerah dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua panitia TTG ke XI Helvizar Ibrahim yang juga Kepala BPM Aceh menjelaskan, tujuan pergelaran TTG antara lain untuk memotivasi serta menjaring ide-ide kreatif anak bangsa dalam rangka mengembangkan potensi daerah masing-masing.

“Kita melihat beberapa kabupaten/kota menghasilkan penemuan-penemuan yang sangat strategis untuk dikembangkan guna meningkatkan kesejahtraan masyarakat, ada kemajuan yang sangat luar biasa yang selama ini mungkin tidak pernah kita fikirkan,” ujarnya.

Ia mengakui pergelaran TTG tersebut sekaligus untuk menjaring serta menilai teknologi terbaik untuk diikutsertakan pada pergelaran TTG tingkat nasional ke 18 di Mataram.

“Pegelaran TTG Aceh dalam rangka menjaring dan menilai, dan juaranya akan diikutsertakan pada TTG Nasional ke 18 di Mataram, kita berharap bisa mempertahankan prestasi pada TTG sebelumnya,” ujarnya.

Helvizar mengakui, pada kesempatan itu BPM Aceh dan BPM kabupaten/kota juga telah duduk bersama dan merekomendsikan Aceh Selatan sebagai tuan rumah TTG Aceh 2017.

Walikota Sabang, Zulkifli Adam menyebutkan, kunjungan wisatawan ke Sabang terus meningkat. Ia berharap kegiatan Sabang fair dan TTG di Kota Sabang juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita berterimakasih dipercayakan sebagai tuan rumah, dan kita berharap ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sabang,” paparnya.

Reporter | Rizal JP

Facebook Comments

Komentar

News Feed