oleh

Guru Pijay Ikut Sosialisasi Kebijakan dan Peraturan Pendidikan

Sosialisasi Kebijakan
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs.Hasanuddin Darjo, MM saat membuka sosialisasi kebijakan dan peraturan pendidikan yang mengatur mekanisme serta regulasi hukum tentang guru dalam menjalankan profesi guru. FOTO | FAJRI

Meureudu-Ratusan guru di Kabupaten Pidie Jaya, mengikuti sosialisasi kebijakan dan peraturan pendidikan yang mengatur mekanisme serta regulasi hukum tentang guru dalam menjalankan profesinya.

Kegiatan yang berlangsung Selasa, 20 September 2016, di aula Kantor Bapedda Pijay dilaksanakan kerja sama Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Aceh dan Disdik Aceh sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman peraturan dan regulasi hukum tentang guru.

Ketua Kobar GB Aceh Sayuti Aulia dalam presentasinya menyampaikan aturan dan regulasi terhadap tugas dan tanggung jawab dan hak yang diterima oleh guru. Ia juga turut menyampaikan larangan mutasi PNS dari jabatan GURU ke Jabatan Non GURU sesuai dengan surat edaran M.PAN Nomor: SE/15/M.PAN/4/04.tgl, 26 April 2004.

“Surat keputusan BKN Nomor: 08/KR.VI/BKN/VI/07, Tanggal 14 juni 2007 menyatakan Guru tidak boleh dipindahkan kejabatan struktural kalaupun dipindahkan maka seharusnya masih dalam bidang keilmuan serumpun,” jelas Sayuti Aulia.

Dirinya juga menyingung ancaman terhadap guru yang akhir-akhir ini menghantui para guru dengan Undang-undang perlindungan Anak. Dikatakan Sayuti, UU Perlindungan Anak No.23 Tahun 2002 pasal 19, setiap anak berkewajiban untuk, menghormati orang tua, wali dan guru.
PadaPeraturan Pemerintah 74 Tahun 2008 Tentang Perlindungan Guru, pasal 39 ayat 1.

“Guru memiliki kebebasan dalam memberikan sanksi kepada peserta didik yang melanggar norma agama, kesusilaan, norma kesopanan, peraturan tertulis atau tidak tertulis yang ditetapkan disekolah,” sebut Sayuti.

Untuk itu Sayuti berharap kepada seluruh guru di Aceh agar jangan merasa takut ketika menjalankan profesi, dikarenakan guru mempunyai perlidungan hukum.

Kadisdik Aceh Drs.Hasanuddin Darjo MM yang membuka secara resmi acara tersebut menyampaikan dalam bertugas harus benar-benar mematuhi aturan sehingga guru dengan memaknai aturan
dalambertugas menjadi padu.

“Bagaimana kita menjadi guru, staf dan pegawai tidak menjadi orangasing dengan aturan, aturanlah yang membuat kita menjadi satupadu dan bersinergi,” sebut Kadisdik Aceh.

Hasanuddin Darjo berharap agar guru-guru di Aceh menjadi ispirasi untuk semua kalangan serta menjadi motifator dalam melakukan perubahan.

Koordinator pelaksana sosialisasi Kebijakan dan peraturan pendidikan, Chaidir mengatakan sosialisasi ini dilaksanakan di 23 Kabupaten dan Kota di Aceh sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada seluruh guru-guru di Aceh agar para guru di Aceh tidak dihantui rasa takut dalam bertugas.

“Acara sehari sebelumnya 19/9/2016 sosialisasi ini kita laksanakan di Sigli, atusias peserta luar biasa,”sebut Chaidir.

Reporter | Fajri

Komentar

News Feed