full screen background image

Harga Daging di Banda Aceh Rp160 Ribu

Share Button
Pedagang Daging

ilustrasi-Pedagang daging sapi berkumpul sambil menonton televisi saat menunggu kios yang sepi pembeli di Pasar Tradisional Peunayong, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Selasa (4/8). Harga daging sapi dan ayam terus merangkak naik setelah Idul Fitri hingga saat ini di Aceh. (Foto | KOMPAS/ADRIAN FAJRIANSYAH)

Banda Aceh-Harga daging sapi pada hari “meugang” (hari pemotongan hewan) pertama lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah di Kota Banda Aceh mencapai Rp160.000/kilogram atau naik dari hari biasa Rp130 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga jual ini disebabkan oleh naiknya  harga beli sapi dari daerah penghasil ternak,” kata Darman salah seorang pedagang daging di pasar tradisional Peunayong Kota Banda Aceh, Senin.

Ia menjelaskan, harga jual daging sapi pada meugang pertama berkisar dari Rp150 ribu sampai Rp160 ribu per kilogram.

“Daging yang dijual Rp160 ribu per kilogram merupakan kualitas bagus. Masyarakat juga lebih suka dengan kualitas daging terbaik,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Iqbal pedagang daging di pasar Beurawe Banda Aceh. Ia mengatakan harga jual daging sapi di pasaran mencapai Rp150 ribu per kilogram.

Pihaknya memperkirakan harga daging pada meugang kedua lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah akan tetap bertahan pada Rp160 ribu per kilogram.

Data Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Provinsi Aceh menyebutkan persediaan ternak sapi dan kerbau untuk memenuhi kebutuhan hari pemotongan hewan (Meugang) lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah di Provinsi Aceh mencapai 26.469 ekor.

Persediaan tersebut terdiri dari sapi 17.949 ekor dan kerbau sebanyak 8.520 ekor.

Ada pun kebutuhan ternak pada meugang Idul Fitri tersebut diperkirakan sekitar 18 ribu ekor.

Sumber | ACEH.ANTARANEWS.COM

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM