oleh

Hasilnya Cukup Memprihatinkan

Banda Aceh-Tim gabungan dari Pemerintah Koa (Pemko) Banda Aceh, menggelar razia Narkoba untuk kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).Namun, tim tidak menemukan siswa yang membawa Narkoba ke sekolah, hanya saja beberapa siswa kedapatan membawa rokok di dalam tasnya.

Razia tersebut di pimpin langsung Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin, di SMA Negeri 8 Banda Aceh, Selasa, 2 Oktober 2018. Sasaran razia adalah para siswa kelas 10 yang tak lama lagi akan mengikuti Ujian Nasional (UN).

Selain unsur dari Badan Kesbangpol dan Dinkes Banda Aceh, juga terlibat dalam razia mendadak itu pihak BNN Banda Aceh, Polresta Banda Aceh, dan Pomdam Iskandar Muda. Secara simultan, razia juga digelar di SMA Negeri 4 Banda Aceh.

Didampingi oleh guru sekolah, tim memeriksa kadar nikotin setiap siswa dengan alat khusus. Hasilnya cukup memprihatinkan, karena sejumlah siswa terdeteksi terpapar kadar nikotin di dalam tubuhnya, baik karena telah menjadi perokok aktif maupun pasif. Penyuluhan tentang bahaya rokok pun diberikan kepada para siswa.

Cek Zainal (Sapaan akrab Wakil Walikota) mengatakan, kegiatan ini digelar pihaknya untuk meminimalisir penyalahgunaan Narkoba di Banda Aceh khususnya di kalangan pelajar.

“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada Narkoba yang ditemukan pada siswa-siswi kita. Namun saya prihatin karena ada satu-dua siswa yang kadar nikotin di paru-parunya sudah pada level merah,” ujarnya.

Itu sebabnya, ia menhimbau kepada para siswa agar tidak ikut-ikutan merokok yang dapat menjadi salah satu pintu bagi masuknya Narkoba. Hal ini biasanya menurut dia karena pengaruh pergaulan.

“Saya juga mengimbau, walaupun tidak merokok anak-anak jangan berada di lingkungan penuh asap rokok, karena perokok pasif juga tak kalah berbahaya dari perokok aktif,” himbau Zainal.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan komitmen Pemko Banda Aceh dan salah satu langkah konkret pihaknya dalam memerangi Narkoba. “Tim yang melakukan razia kali ini SK-nya dari Walikota langsung, dan kita juga sudah mengantongi rekom dari pihak provinsi. Insyaallah ke depan akan kita gelar secara rutin di semua sekolah, termasuk tes urin. Ini semua demi masa depan anak-anak kita,” katanya di sela-sela razia itu.[]

(Editor | Redaksi)

Komentar

News Feed