full screen background image

Inikah Pemicu LGBT Versi Unicef?

Share Button
Pemicu LGBT

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, saat bertemu Kepala Perwakilan Unicef Aceh Andi Yoga Tama, Jumat, 1 April 2016, di balai kota setempat/Foto | Ist

Banda Aceh-Kepala Perwakilan Unicef Aceh, Andi Yoga Tama, Jum’at 1 April 2016, bertemu dengan Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, terkait persoalan LGBT di daerah itu.

Kepala Perwakilan Unicef Aceh, Andi Yoga Tama, menyebutkan mayoritas pemicu seseorang menjadi LGBT adalah akibat trauma kekerasan seksual terutama pada anak.

“Mirisnya lagi hal itu lebih banyak terjadi di dalam sebuah keluarga,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya menawarkan usulan kepada Pemko Banda Aceh untuk membuat suatu pusat konseling keluarga.

“Menangani LGBT butuh penguatan di dalam keluarga. Biasanya anak yang memiliki ayah yang jahat, berpotensi lebih besar untuk menjadi jahat saat ia beranjak dewasa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Andi yang datang bersama program asistennya Said Ikram Baabud, juga mengapresiasi Musyawarah Rencana Aksi Perempuan (Musrena) yang diinisiasi oleh Illiza dan telah dilaksanakan sejak 2007 lalu.

“Masukan-masukan dari kaum perempuan dalam perencanaan pembangunan suatu daerah tentu berbeda dengan kaum pria yang lebih fokus pada hal-hal yang bersifat fisik semata,” katanya.

“Ditambah dengan adanya dana desa inovasi ini merupakan kesempatan bagus bagi pemerintah untuk memperkuat gampong,” katanya seraya menyampaikan rencana kedatangan Kepala Perwakilan Unicef Indonesia ke Banda Aceh pada 18 April mendatang untuk bertemu dengan Illiza guna membahas sejumlah program yang mungkin bisa dikerjasamakan antara kedua belah pihak.

Reporter | Muzai Punteut

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM