oleh

Irwandi: Hari ini Rakyat Makan Di Dalam, Pejabat Di Luar

irwandi-mualem
Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf didampingi Muzakir Manaf, saat disalami oleh salah seorang Satgas Partai Aceh, pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Nazaruddin dan Suradji Junus sebagai Walikota dan Wakil Walikota Sabang, periode 2017-2022, Senin, 18 September 2017, di Kota Sabang. FOTO | DOK.PRIBADI

Sabang-Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, Senin, 18 September 2017, melantik dan mengambil sumpahkan Nazaruddin dan Suradji Junus sebagai Walikota dan Wakil Walikota Sabang, periode 2017-2022, di Kota Sabang.

Saat jamuan makan, Pemko Sabang telah mempersiapkan meja VVIP untuk Kepala Pemerintah Aceh ini. Namun, Kepala Pemerintah Aceh ini justru membuat kaget panitia.

Sebagaimana dituliskan pada laman Facebook Irwandi Yusuf, suami Darwati A. Gani, lebih memilih makan diluar (bukan di meja yang telah disedia panitia-VVIP).Ia justeru mempersilahkan rakyat makan di dalam, pejabat yang di luar.

“Kahoi awaknyan siat, yutamong pajoh bu kuenoe (Panggil mereka sebentar, suruh masuk kemari),” perintah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf kepada petugas pengamanan tertutup yang mengawalnya.

Yang diperintah sigap keluar, lalu masuk lagi bersama pasukan berseragam loreng berbaret merah, mereka adalah Satgas Partai Aceh, yang sedang berjaga-jaga di depan pintu Pendopo Walikota Sabang.

Lalu Irwandi mempresilakan mereka duduk untuk menyantap hidangan. Melihat ada beberapa meja masih kosong, Irwandi kembali memerintah, kini giliran rombongan Satpol PP yang datang.

satpol_pp
Petugas Satpol-PP Kota Sabang, saat menikmati sajian makanan usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Walikota dan Wakil Walikota Sabang. FOTO | DOK.PRIBADI

“Hari ini adalah hari perayaan kemengan rakyat, maka rakyat berhak duduk makan di sini, pejabat suruh makan di luar saja,” kata Irwandi.

Usai prosesi pelantikan Walikota serta Wakil Walikota Sabang periode 2017-2017, oleh protokoler, gubernur dan rombongannya diarahkan untuk makan siang di pendopo.

Sesampainya di sana, tepatnya dipintu utama sudah berbaris Satgas Partai Aceh untuk menyambut tetamu. Irwandi turun dari mobil, lalu menyapa serta menyalami satu persatu dari mereka.

Selanjutnya Irwandi menuju sebuah meja di bawah tenda, tempat beragam menu makan siang di tempatkan.”Hidangan untuk bapak sudah dipersiapkan di dalam,” kata pramusaji.Namun, Irwandi justru balik bertanya kepada pramusaji.”Siapa saja yang sudah di dalam?,” Irwandi balik bertanya.

“Belum ada, baru bapak,” jawab pramusaji itu.

petugas
Satgas Partai Aceh. FOTO | DOK.PRIBADI

Sempat terjadi ‘perdebatan’ kecil antara Irwandi dengan pramusaji tersebut. Ini karena ia memilih menikmati makanan diluar. “Saya mau makan di sini saja, di dalam biar untuk pejabat lain,” ucapnya.

“Tapi makan siang untuk bapak sudah disiapkan di dalam,” kata pramusaji setengah memaksa Gubernur. Akhirnya, Irwandi-pun mengalah dan masuk ke dalam ruangan tadi. yang telah dipersiapkan itu.”Ya sudah,” ujarnya menuruti.

Melihat banyak meja dengan beragam menu telah dihidangkan, Irwandi memerintah semua penjaga untuk masuk. Di saat semua sedang menikmati hidangan, Muzakir Manaf masuk.

Ya, hanya Mualem (sapaan untuk Muzakir Manaf), yang kebagian tempat duduk untuk makan, sementara yang datang bersamanya terpaksa mencari tempat di luar.

Dalam hitungan menit, semua hidangan di atas meja habis di santap, padahal di situ ada jatahnya Walikota serta undangan VVIP lainnya.”Biar kali ini mereka yang makan di luar (bawah tenda),” kata Irwandi pada Mualem. []Redaksi

Komentar

News Feed