full screen background image

Isu ‘Kiamat’ 29 Juli dan 10 Ramalan Akhir Zaman yang Gagal Total

Share Button
penapost.com-Hari Kiamat

Ilustrasi Hari Kiamat (iStock/LIPUTAN6.COM)

Jakarta-Meski tak seheboh isu kiamat Suku Maya 2012, kali ini kelompok End Times Propechies kembali menyebarkan ramalannya tentang akhir zaman. Mereka menyebut bahwa 29 Juli 2016 akan menjadi awal dari serentetan peristiwa yang menyebabkan akhir kehidupan dunia.

Dalam video berdurasi 17 menit berjudul ‘Why The World Will End Surely On 29 July 2016’, kelompok itu berdalil, malapetaka akan terjadi akibat bergesernya kutub magnetik Bumi.  Bukan kali ini saja nurbuat tentang akhir kehidupan di muka Bumi diembuskan. Berikut 10 ramalan tentang kiamat, yang untungnya gagal total, seperti dikutip dari Livescience.com, Kamis (21/7/2016).

1. Ramalan ‘Nabi’ Ayam di Leeds, 1806

Sejak zaman dahulu kala, sudah berkali-kali orang mengatakan bahwa masa Yesus Kristus akan kembali turun ke Bumi sudah dekat. Namun, isu tersebut tidak seaneh rumor yang beredar di Kota Leeds, Inggris, pada 1806. Pembawa pesan atau nabi diwakili oleh seekor ayam! ‘The Prophet Hen of Leeds’ — demikian ayam itu dijuluki, mengeluarkan telur yang bertuliskan pesan ‘Kristus telah datang’.

Kala itu, banyak orang mengunjungi lokasi ayam tersebut, melihat langsung telur menakjubkan itu, dan lalu meyakini kiamat akan segera datang. Orang-orang yang percaya tiba-tiba menjadi sangat relijius, rajin berdoa siang dan malam, dan bertobat atas segala perilaku jahat mereka di masa lalu. Namun, kehebohan berakhir ketika terungkap “telur ajaib itu ternyata ulah penipu.

Mendengar fakta itu, orang-orang pastinya marah. Tapi hanya sesaat. Setelahnya mereka tertawa keras-keras, menertawakan kebodohan sendiri.

2. Pengikut ‘Nabi’ Miller, 23 April 1843

Setelah bertahun-tahun mempelajari dan memahami isi kitab suci, seorang petani di New England, William Miller, menyimpulkan bahwa Tuhan akan segera mengakhiri kehidupan di dunia. Dia menyebarkan isu tersebut kepada setiap orang yang mau mendengarkannya. Hingga akhirnya banyak orang yang menjadi ‘pengikutnya’ — yang dikenal dengan Millerities.

Nabi palsu tersebut memastikan kiamat akan terjadi pada 23 April 1843. Para pengikutnya lalu memutuskan untuk menjual atau memberikan barang-barang mereka karena beranggapan itu tidak akan diperlukan lagi di kehidupan mendatang — tanpa menyadari keputusan tersebut akan mereka sesali kelak.

Benar saja, pada saat waktu yang ditentukan tiba, Yesus tak muncul, kiamat pun tak datang. Kelompok itu pun akhirnya dibubarkan — beberapa memilih untuk membentuk grup sendiri, Seventh Day Adventis.

3. Kiamat Armageddon, 1891

Pendiri gereja Mormon mengaku pada Februari 1835 bahwa dia telah berbicara dengan Tuhan, dan mendapatkan wahyu bahwa Yesus akan turun ke Bumi dalam waktu 56 tahun ke depan atau 1891.

Namun tahun 1891 berlalu tanpa insiden apapun. Ramalan kiamat itu gagal total.

4. Pat Robertson, 1982

Pada tahun 1980, seorang pendiri Koalisi Kristen, Pat Robertson, mengejutkan dunia dengan menyiarkan berita pada sebuah acara TV. Dia mengatakan bahwa dia tahu kapan kiamat akan terjadi, “aku jamin, pada akhir tahun 1982 dunia kan kiamat”.

5. Gerbang Surga
Saat Komet Hale-Bopp terlihat pada 1997, rumor merebak, bahwa pesawat alien mengikutinya. Fakta ini, katanya, sengaja ditutupi oleh NASA dan para ilmuwan. Rumor yang dipublikasikan paranormal Art Bell dalam talk show “Coast to Coast AM”, mengilhami terbentuknya sekte bernama “Gerbang Surga”, yang menyimpulkan dunia akan segera kiamat.

Ternyata ramalan itu benar sebagian. Kehidupan bagi 39 anggota sekte memang benar-benar
berakhir, saat mereka melakukan bunuh diri massal pada 26 Maret 1997.

6. Y2K, 1 Januari 2000

Kepanikan mewarnai pergantian milenium. Banyak yang mengkhawatirkan kinerja komputer, salah satunya, diyakini tak akan mampu membedakan antara tanggal di tahun 2000 dengan 1900.

Tak ada yang benar-benar yakin apa yang bakalan terjadi, tapi banyak mengira itu akan menyebabkan bencana dahsyat, dari pemadaman listrik massal hingga malapetaka nuklir.

Akibatnya, penjualan senjata naik drastis, banyak orang memilih bersembunyi dalam bunker perlindungan alih-alih merayakan pergantian milenium.

7. ‘Zaman’ Es, 5 Mei 2000

Seorang penulis novel ‘5/5/2000 Ice: the Ultimate Disaster’, Richard Noone, berhasil membuat orang-orang percaya bahwa dunia akan diselimuti oleh es tebal pada 5 Mei 2000.

Tanggal itu dipercaya bertepatan dengan sejajarnya planet-palnet di Tata Surya, memicu pembekuan global yang mematikan.

Menurut Noone, pada 5 Mei 2000, tepat ketika planet-planet dalam kondisi berjajar, ketebalan salju di Antartika akan mencapai beberapa mil. Memicu pembekuan global yang mematikan.

Sepertinya, Noone ketinggalan informasi soal pemanasan global.

8. Nostradamus, Agustus 1999

Karya penuh metafora Michel de Nostrdame membuat pembaca ‘tersesat’ selama 400 tahun.

Penafsiran karnyanya benar-benar diserahkan pada penginterpretasian individu, mengakibatkan novelnya diterjemahkan dalam banyak versi.

Salah satu yang paling terkenal adalah tulisannya yang berbunyi ‘Pada tahun 1999, bulan ketujuh, akan turun raja teror agung dari langit’.

Penggemar Nostradamus khawatir, sang penulis berusaha menyampaikan visi Armagedon.

9. Kiamat Musim Gugur, 2008

Seorang anggota God’s Church, Ronald Weinland, menyatakan dalam bukunya ‘2008: God’s Final Witness’, bahwa jutaan orang akan meninggal dan AS akan kehilangan kekuasaan pada
musim gugur 2008.

“Maksimum dua tahun tersisa sebelum dunia akan terjatuh ke saat paling buruk dalam sejarah manusia. Pada musim gugur 2008, Amerika Serikat akan telah runtuh sebagai kekuatan dunia, dan tidak lagi sebagai negara merdeka,” kata dia.

10. Harold Camping, 2011

Pada Mei 2011, seorang penceramah radio, Harold Camping, menarik perhatian media dengan menyatakan bahwa dunia akan kiamat pada 21 Mei tahun itu.

Kiamat akan ditandai dengan gempa bumi dahsyat di seluruh dunia. Harold juga menyatakan bahwa kejadian mengerikan itu akan terjadi selama beberapa bulan hingga 21 Oktober.

Saat tanggal yang diramalkan tiba, Harold menghilang karena tidak ada satu kejadian pun yang melanda.

Setelah kembali dari persembunyiannya, dia bersikukuh mengatakan bahwa hari hisab itu memang ada dan telah berlalu.

Dalam situs stasiun radionya, ia menulis, alih-alih lindu fisik, yang terjadi adalah gempa bumi spiritual.

Camping melanjutkan, bahwa kiamat memang akan datang pada 21 Oktober, meskipun diam-diam, tanpa jilatan api dan pemandangan mengerikan.

Sumber | LIPUTAN6.COM 

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM