full screen background image

Jelang Puasa dan Meugang, Warga Abdya Mulai Melemang

Share Button
Lemang

Foto | ilustrasi lemang. (KOMPASIANA.COM) 

Blangpidie-Menjelang memasuki bulan suci ramadhan warga Aceh Barat Daya mulai memanggang Leumang (makanan khas Aceh) tiga hari sebelum hari meugang dan puasa, Kamis (2/6/2016). Tradisi tersebut merupakan adat yang hingga kini turun temurun dilakukan oleh warga Abdya dan masyarakat Aceh pada umumnya, guna menyambut hari besar umat muslim.

Perlu diketahui, Leumang merupakan hidangan dengan mengunakan bambu seukuran tangan pria remaja. Sebagai adonan bahan pokoknya berupa beras ketan, santan, garam dan daun pisang, untuk jenis Leumang beras ketan. Namun kalau jenis Leumang ubi bahannya hampir sama, tetapi hanya saja bahan dasarnya mengunakan ubi yang sudah dihaluskan.

“Setiap tiga hari menjelang meugang dan puasa di dulan ramadhan sudah menjadi tradisi membakar leumang,” kata Khairani, Warga Desa Mata Ie, Kecamatan Blangpidie.

Dikatakan Khairani, Leumang yang sudah jadi, selain disantap bersama dengan keluarga, Leumang tersebut juga biasanya diantar kerumah sanak famili yang jauh dari tempat tinggal yang membuatnya.

“Kalau yang baru menikah biasanya pihak perempuan mengantar Leumang ini ke rumah keluarga Laki-laki,” ujar dia.

Untuk membuat Leumang, masyarakat Abdya tidak terlalu sulit untuk mencari bahannya. Apalagi bambu yang menjadi bahan utama bisa didapatkan tak jauh dari pekarangan warga.

“Banyak sanak saudara yang punya bongkahan bambu di kebunnya,” katanya.

Sumber | ABASPOST.COM

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.