full screen background image

Jelang Wukuf di Arafah, Petugas Haji Diminta Bekerja Ekstra

Share Button
daud-pakeh

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh. FOTO | ACEH.KEMENAG.GO.ID 

Mekkah-Menjelang puncak haji 1438 H (Wukuf) di Arafah, petugas haji yang mendampingi jemaah atau petugas kloter untuk bekerja ekstra dan tetap kompak saling membantu sesama petugas.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. M. Daud Pakeh, selaku ketua panitia penyelenggara ibadah haji Embarkasi Aceh, saat memberikan arahan dan bimbingan ibadah dan persiapan Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) di Aziziah, Mekkah, Minggu, 27 Agustus 2017.

“Berikan pelayanan terbaik untuk jamaah kita, apalagi mendekati puncak haji ini, membutuhkan kerja ekstra, maka persiapkanlah sebaik mungkin, petugas kesehatan juga demikian, siapkan obat obatan secukupnya,” ujar Daud Pakeh.

Kepada ketua kloter, Daud Pakeh berpesan untuk berkoordinasi dengan pihak maktab dan sektor sejak awal keberangkatan dari hotel menuju Arafah.”Sampaikan informasi dari maktab kepada jamaah agar tidak terjadi rebutan saat menaiki bus, apalagi sistem yang digunakan oleh pihak maktab adalah berdasarkan hotel,” pesannya.

Ia juga menyampaikan bahwa sampai saat ini, seluruh jamaah haji Aceh telah tiba di Kota Mekkah, kepada jamaah haji Aceh ia memnghimbau untuk tetap menjaga kesehatan dan juga persiapan diri sebaik mungkin.

“Untuk ibadah umrah sunnah sudah bisa di pending dulu, nanti setelah selesai Armina silahkan dilanjutkan, masih ada waktu luang,” himbau Kakanwil Kemenag Aceh ini.

Daud Pakeh juga meminta petugas untuk mewaspadai adanya pihak yang menyusup ke jamaah, karena hal tersebut merupakan pelanggaran besar.Dalam kesempatan yang sama ia menyampaikan bahwa pembagian uang wakaf Baitul Asyi sudah selesai semua di bagikan untuk Jamaah Calon Haji Aceh.

“Ba’da Ashar tadi pembagian uang wakaf baitul asyi sudah selesai dibagikan untuk semua JCH Aceh, yang terakhir dibagikan tadi kepada jamaah kloter 11,” pinta Daud Pakeh.

Koordinator Subbag Keprotokolan, Humas dan Penerangan PPPIH Embarkasi Aceh, Rusli, juga menginformasikan bahwa saat ini sudah 2 Jamaah Calon Haji yang wafat di Arab Saudi, namun secara keseluruhan jamaah calon haji Aceh sehat wal afiat meskipun ada beberapa jamaah yang masih di rawat di Rumah Sakit.

“Kita do’akan bersama semoga yang masih dirawat itu cepat sembuh dan dapat melanjutkan aktifitas ibadahnya kembali,” harap Rusli.

Jamaah haji Aceh akan bergerak ke Arafah 30 agustus 2017 bertepatan 8 Dzul Hijjah dan keesokan harinya pada 31 Agustus 2017 ke Arafah, seluruh jamaah haji berkumpul di Arafah untuk melakukan wukuf yang merupakan rukun haji.[]

Reporter | Hendra S

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.