full screen background image

Kampanye Kemanusiaan, Relawan PMI Ini Touring Ribuan Kilometer dari Bandung Ke Aceh

Share Button
touring

Seorang relawan Palang Merah Indonesia (PMI), Uus Husni (50) nekat menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Bandung menuju Banda Aceh, dengan sepeda motor. FOTO | Syahdan Alamsyah/DETIK.COM 

Sukabumi-Seorang relawan Palang Merah Indonesia Uus Husni (50) nekat menempuh perjalanan ribuan kilometer dari Bandung menuju Banda Aceh, dengan sepeda motor. Itu ia lakukan untuk mengkampanyekan misi kemanusiaan dan penyebarluasan pesan-pesan peduli sesama dan diseminasi kepalangmerahan.

Ditemui di Markas PMI Kabupaten Sukabumi Uus Husni tetap menunjukkan keceriaannya tak sedikitpun terlihat rasa lelah diwajahnya.

“Aksi ini murni inisiatif sendiri, modal juga ngerogoh kocek sendiri. Namun dukungan dan semangat juga diberikan dari keluarga besar PMI Kota Bandung dan Bandung Max Community (BMC),” tutur Uus yang mengendarai motor matic Yamaha Nmax bernomor polisi D 2793 AAC di Markas PMI, Jumat (18/11).

Uus mengaku sudah memperhitungkan rencananya tersebut, sepanjang jalur lintasannya dia akan melewati 182 Markas PMI kabupaten/ kota dan 13 PMI Provinsi yang akan dilaluinya.

“Ini mimpi saya dari dulu, Selain untuk bersilaturahmi dengan seluruh sukarelawan PMI se indonesia, cita cita akhir saya nanti tepat 26 Desember bisa tiba di Banda Aceh untuk menyelesaikan perjalanan sekaligus memperingati hari Sukarelawan PMI,” lanjut Uus.

Uus sedikit termenung ketika detikcom menanyakan nasib keluarga ketika ia tinggalkan touring. Namun ia memastikan jika putrinya yang masih duduk di kelas 11 salah satu SMA di Bandung mendukungnya.

“Saya tinggal sama anak berdua, maklum sudah menduda. Anak saya awalnya berat melepas, tapi setelah saya jelaskan misi yang akan saya lakukan dia balik mendukung,” ujar Uus.

Uus memprediksi perjalanannya ke Banda Aceh akan memakan waktu 45 hari, setiap melintasi markas PMI dia akan dijemput dan dikawal oleh para sukarelawan PMI di daerah masing masing lintasan yang dilaluinya.

“Ini perjalanan terjauh sepanjang hidup saya, sebelumnya memang pernah tapi tidak sejauh ini. Hambatan dan tantangan terberat dalam ekspedisi kemanusiaan ini adalah faktor cuaca yang harus siap dihadapi, terlebih akhir akhir ini memasuki cuaca ektrim dan intensitas hujan tinggi di beberapa daerah,” tutupnya.

SUMBER | DETIK.COM

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.