full screen background image

Kata Dosen FKIP Serambi Mekkah Terkait Buku Yerussalem Ibu Kota Israel

Share Button
Dosen FKIP Universitas Serambi Mekkah, Musriadi Aswad.

Dosen FKIP Universitas Serambi Mekkah, Musriadi Aswad.

Banda Aceh-Beredarnya buku Yerussalem Ibu Kota Israel buku IPS kelas VI yang memuat Yerusalem sebagai ibu kota Israel, telah menuai kecaman. Dosen FKIP Universitas Serambi Mekkah, Musriadi Aswad, ikut memberikan argumentasi terkait hal yang sedang santer di berbagai kalangan.

“Pemerintah Kota Banda Aceh, harus segera mengambil langkah tegas karena jika dibiarkan sangat berbahaya bagi pemahaman siswa Sekolah Dasar (SD) yang masih polos.Jika hal tersebut dibiarkan sangat berbahaya terhadap pemahaman siswa, sebab dalam buku untuk kelas 6 itu, ibukota Palestina malah dikosongkan dan hanya diberi tanda strip (-) saja,” katanya.

Ia juga menyarankan agar Pemerintah Kota Banda Aceh, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat untuk segera mengantisipasi beredarnya buku-buku tersebut di sekolah-sekolah.

“Minimal bekerjasama dengan pihak penerbit atau distributor yang mengedarkan buku tersebut dengan meneliti terlebih dahulu sebelum buku-buku tersebut diedarkan,” saran Musriadi Aswad, melalui pesan WhatsApp Messenger, kepada media ini.

“Segera menghubungi penerbit, supaya buku itu tidak beredar di Kota Banda Aceh. Karena kita khawatir dengan beredarnya buku tersebut, dapat menimbulkan kesalahan persepsi pada anak-anak, terlebih isu tersebut ramai dibahas setelah pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel,” pungkasnya.[]

Reporter | Hendra S

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.