full screen background image

Ini Kata SIRAH Soal Rehab Korban Penyalahgunaan Narkoba

Share Button
Rakor

Rapat Koordinasi pada institusi pelaksana pasca rehabilitasi di Aceh, Selasa, 7 Februari 2017, di hotel Permata Hati. FOTO | KONTRIBUTOR

Banda Aceh-Yayasan Pintu Hijrah (SIRAH) menilai perlunya antar panti rehab pencandu narkoba untuk bersatu dan membangun sinergi sehingga bisa bersama-sama menangani persoalan para korban penyalahgunaan narkoba ini.

Hal ini disampaikan ketua Sirah, Dedi Saputra S Sos saat menjadi narasumber pada kegiatan rapat koordinasi pada institusi pelaksana pasca rehabilitasi di Aceh yang digelar di hotel Permata Hati, Selasa, 7 Februari 2017, di Banda Aceh.

Menurut Dedi, persoalan narkoba menjadi masalah besar dan tidak bisa dilawan sendiri-sendiri. “Saya melihat diperlukan kerjasama semua pihak, tanpa mengedepankan ego lembaga,” ungkap mantan aktivis SIRA itu.

Masih kata dia, lembaga maupun instansi terkait harus memiliki pemahaman yang sama dalam hal penanggulangan narkoba. “Jika kita bekerja sendiri-sendiri, sama saja kerja itu sia-sia, karena tingkat prevelensi pengguna semakin hari semakin bertambah,” tutur Dedi.

Yang lebih menyedihkan, sambung dia, jika semua lembaga selama ini terus disibukkan kuantitas tanpa membenahi pola rehab, sehingga menitik beratkan pada kualitas rehab. “Jumlah residen tiap harinya bertambah. Sehingga sinergisitas antar institusi dan lembaga itu sangat penting, disamping itu pola rehab juga harus diperhatikan agar kualitasnya maksimal dan residen dapat terpulihkan,” pungkas Dedi.

Sebagaimana diketahui, rapat koordinasi pada institusi pelaksana pasca rehabilitasi yang diselenggarakan oleh BNNP Aceh itu turut dihadiri perwakilan Badan Nasional Narkotika Kabupaten(BNNK) dan Kota se-Aceh, unsur perwakilan kepolisian, BNN Pusat dan BLK Provinsi.

[Penulis | Kontributor Banda Aceh]
[Editor   | Rizal JP]

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM


Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.