full screen background image

Kemenko PMK Sosialisasi Penggunaan Media Sosial di Aceh

Share Button
media-sosial-terbaru

ilustrasi.Sosial Media. FOTO | MAXMANROE.COM 

Banda Aceh-Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia, melakukan sosialisasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dalam penggunaan media sosial, provinsi Aceh.

Sosialisasi tersebut berlangsung Rabu, 2 Agustus 2017, disalah satu hotel di Banda Aceh ini bersama perwakilan pelajar dari beberapa kabupaten/kota di Aceh seperti Lhokseumawe, Pidie, Bireun dan Banda Aceh, dalam rangka revolusi mental yang merupakan program pemerintah pusat dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi-JK terus berupaya agar generasi-generasi muda akan menjadi lebih baik.

Widia Metra, ST, panitia dari Kemenko PMK, mengatakan dalam hal program pendidikan, dalam segi media sosial kegiatan ini baru yang pertama dilakukan, dan sasaranya adalah pelajar SMA karena mereka masih mencari jati diri, sehingga nantinya mereka akan menjadi agen-agen perubahan untuk generasi Indonesia yang lebih baik.

“Untuk kalangan mahasiswa sasarannya lebih kita arahkan terhadap lingkungan dan masyarakat tertuju pada program KKN terlatih. Kecuali itu, bagi pelajar jenjang SMP kita laksanakan dalam bentuk budaya bersih dan senyum,” ujar Widia Metra.

Menurutnya, kegiatan ini akan menyebar di 34 provinsi, dan sudah terlaksana dari bulan Juni, dan berakhir sampai dibulan Agustus 2017. “Dalam kegiatan yang sama,
Banda Aceh sebagai pusat ibu kota provinsi yang ke 22 yang telah kita datangi, berkenaan dengan Jawa Tengah dan Bangka Blitung,” ujarnya.

Dia berharap, kegiatan sosialisasi ini nantinya dalam hal penggunaan media sosial para pelajar dapat memanfaatkannya dengan baik serta menyebarkannya keteman-teman mereka.

“Kita harapkan peserta dapat memanfaatkannya. Karena, puncak kegiatan sosialisasi ini akan diiringi dengan perlombaan berupa loba vidio, dan photo instagram secara nasional dan yang memenangkan perlombaan tersebut akan diundang untuk bertemu dengan presiden Republik Indonesia di Jakarta,” harapnya menuturkan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Laisani, M.Si melalui Kabid Pembinaan SMA dan PKLK Zulkifli Spd, MPd , mengatakan bahwa program Kementerian PMK ini sudah sangat tepat dan bagus.”Kita rasa program ini sangat bagus apalagi untuk anak-anak kita. Karena melihat perkembangan media sosial yang begitu sangat cepat dan besar,” ujarnya.

Karena, menurutnya, dikhawatirkan seandainya media sosial ini tidak digunakan secara positif oleh anak–anak kita sebagai generasi penerus bangsa mereka nantinya akan terus berfikir kehal-hal yang negatif.

“Karena tidak semua media sosial berbau positif tetapi banyak juga kearah hal yang negatif. Untuk itu kita harapkan, nantinya dengan kegiatan ini anak-anak kita dalam mengakses keperluan yang dibutuhkan tidak kepada hal-hal yang negatif,” harapnya.

Reporter | Hendra S

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.