full screen background image

Kemenpar Pamer Keindahan Bawah Laut Indonesia di Singapura

Share Button
Pesona bawah laut Raja Ampat (CNN)

Pesona bawah laut Raja Ampat (CNN)

Singapura Indonesia punya banyak spot diving yang menawan. Kemenpar pun mempromosikan keindahan bawah laut Indonesia di Asian Diving Expo (ADEX) 2016, Singapura.

ADEX digelar di Suntec Singapore Exhibition & Convention Centre, Singapura tanggal 15-17 April 2016. Komunitas diving Asia serta sekitar 200 industri yang bergerak di marine tourism ikut menjadi bagian dalam acara ini. Dalam pembukaannya, Menteri Pariwisata Indonesia berkesempatan memberikan sambutan sekaligus mempromosikan surga bawah laut Indonesia.

“Kami punya lebih dari 25 lokasi spesial untuk diving dengan 500 keunikan. Buktikan sendiri sensasi yang berbeda-beda di setiap site. Ada 10 destinasi marine tourism, terutama underwater world-nya, yakni Bali, Lombok, Labuan Bajo, Alor, Derawan, Bunaken, Togean, Wakatobi, Ambon, and Raja Ampat,” jelas Menpar Arief Yahya.

Dua per tiga koral dunia berada di Tanah Air. Indonesia juga menjadi tempat snorkeling terbaik dunia nomor satu dan dua, yang ditempati oleh Raja Ampat dan Labuan Bajo.

“Baru posisi ketiganya, Kepulauan Galapagos. Peringkat ini menurut CNN International, sehingga punya kredibilitas yang tidak perlu diragukan lagi,” katanya.

Pendiri Google, Sergei Brin, juga sudah pernah menyelam di Raja Ampat. Google pun sudah berkomitmen untuk menampilkan sisi-sisi keindahan bawah laut Raja Ampat itu dengan underwater streaming.

“Sergei sudah melihat sendiri, dia kagum akan keindahan Raja Ampat, dan sudah bertemu saya untuk mengeksplorasi bawah lautnya,” ungkap Arief.

ADEX kali ini menggunakan tema ‘Dedicated for seahorse’ atau kuda laut. Binatang laut yang banyak ditemukan di perairan Indonesia, dan menjadi objek fotografi makro dunia. ADEX memang sebagai ajang pendidikan atau edukasi, menjaga kelestarian habitat air laut yang makin langka di dunia.

“To entertain, to educate, and engage wisatawan bahari juga. Mereka peduli akan pelestarian, karena prinsip semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan,” ucap Arief yang juga mulai tertarik dengan wisata bawah laut itu.

Untuk promosi underwater Indonesia di ADEX 2016 ini, Kemenpar menggandeng 20 industri pariwisata dari 7 destinasi, yaitu Aceh, DKI Jakarta, Bali, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Papua Barat. Mereka menampilkan paket wisata bawah laut yang menjadi andalan kawasannya.

Sedikitnya ada 20 sellers dari Indonesia, dan 40 buyers dari pasar Singapura dan negara Asia lain. Pengunjung ADEX 2016 pun diharapkan meningkat ketimbang tahun kemarin.

“Tahun lalu jumlah pengunjungan ADEX 2015 ada 41 ribu, kemungkinan besar tahun ini akan bertambah,” tutur Arief.

SUMBER | DETIK.COM

Facebook Comments