full screen background image

Kemenpar ‘Tawarkan’ AIRF 2017 Digelar di Jakarta

Share Button

Banda Aceh-Aceh Internasional Rapa’i Festival (AIRF) tahun 2016, telah dimulai sejak Jum’at malam, 26 Agustus 2016. Para peserta rapa’i berhasil tampil memukau pada malam pembukaan. Hingga membuat Kementrian Pariwisata Republik Indonesia ‘menawarkan’ AIRF 2017 dapat digelar di Jakarta.

Demikian antaralain diungkapkan Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Pariwisata Nusantara, kementrian Pariwisata Raseno Arya pada malam pembukaan Aceh International Rapa’I Festival 2016, yang dipusatkan di Taman Taman Ratu Safiatuddin, kota Banda Aceh. Turut hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan atas nama gubernur Aceh, Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE, bupati dan walikota se-Aceh serta unsur Forkopimda Aceh.

“Luar biasa penampilan teman-teman seniman, ini perlu terus dipertahankan dan dilestarikan. Namun, untuk lebih besar lagi, kami meminta event rapa’i ini dapat di gelar di pusat ibukota Jakarta. Sehingga, pengunjungpun akan lebih banyak lagi,” ungkap Raseno Arya.

Kata dia, apabila AIRF 2017 dihelat di Jakarta, maka jumlah wisatawan nusantara dan manca negara juga akan lebih banyak lagi mengunjungi tanah air, apalagi event ini bukan hanya diikuti oleh antar provinsi, melainkan beberapa negara.

“Sehingga, event ini juga akan terlihat lebih besar jika dilaksanakan di Jakarta, pengunjung juga bakal lebih ramai lagi dan menjadi event tingkat nasional, terkait dengan pembiayaannya kami yang menanggungnya yaitu melalui kementrian Pariwisata,” kata Raseno Arya, disambut tepuk tangan pengunjung, peserta dan pejabat yang hadir pada malam pembukaan AIRF 2016 itu.

Masih kata dia, pemerintah pusat menyambut baik dan menyampaikan aprisesiai atas kegiatan Aceh International Rapa’I Festival 2016 itu. Dia juga berharap event tersebut bisa menjadi daya tarik kunjungan wisatawan ke Indonesia, khususnya ke Aceh.

Saat membuka kegiatan tersebut, gubernur Aceh yang diwakili Sekda Aceh, Drs Dermawan, MM, menyampaikan pemerintah Aceh sangat berkomitmen melaksanakan pembangunan berkesenian, yang meliputi upaya pelestarian, pengembangan dan pemanfaatannya.

“Kita harus bersatu untuk menjadikan Aceh sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dan seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga acara Aceh Internasional Rapa’i Festival 2016 terlaksana dan sukses” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Drs. Reza Fahlevi, M.Si, mengatakan tujuan dari pelaksanaan kegiatan Aceh International Rapa’I Festival 2016 meliputi untuk melestarikan rapa’I sebagai salah satu atraksi budaya Aceh. Pada event ini, kata dia, masyarakat tidak saja diberi pemahaman apa itu Rapa’i, jenis-jenisnya, dan dari mana daerah asalnya, namun juga bisa mengenal kebudayaan dan alat musik tradisional dari provinsi lain maupun dari negara-negara lainnya seperti Malaysia, Jepang, Thailand, Cina, dan Iran.

Reporter | Rizal JP

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM