full screen background image

‘Ketika Muslizar Tak Sanggup Menahan Haru Penderitaan Si Miskin’

Share Button
Muslizar

Pembina Blood For Life Foundation (BFLF) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT, saat menyambangi kediaman Nek Saudah, warga Gampoeng Menasah Tengoh Kecamatan Lembah Sabil, Jum’at, 10 Maret 2017. FOTO | ADI DOLES

PEMBINA Blood For Life Foundation (BFLF) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT, Jum’at, 10 Maret 2017, menyambangi kediaman Nek Saudah, warga Gampoeng Menasah Tengoh Kecamatan Lembah Sabil. Wanita tua renta ini tinggal bersama Anwar, yang tak lain adalah putranya sendiri.

Belakangan, dokter telah menvonis Nek Saudah menderita katarak. Keluarganya telah berupaya menyembuhkan warga miskin itu dengan membawa pasien tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H.Yulidin Away, Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan.

Sedangkan putranya, Anwar, mengalami lumpuh selama lima tahun silam. Kala itu, keluarga sempat berupaya untuk menyembuhkan Anwar dengan membawa pasien tersebut ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Gampong ia berdomisili.

Namun, seakan tenaga medis di Puskesmas itu tak ‘berdaya’ untuk membuat Anwar pulih dari penyakit yang dideritanya selama bertahun-tahun itu. Akhirnya, ia terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah-Teungku Peukan (RSUD-TP) yang tak lain adalah milik Pemkab Abdya.

Namun, Anwar tidak menyanggupi rujukan yang diberikan pihak Pusekesmas itu untuk berobat ke RSUD-Tengku Peukan, lantaran terkalang dengan biaya hari-hari yang dimilikinya. Ia-pun batal dirujuk.

Pasien lumpuh ini juga membutuhkan kursi roda untuk memenuhi aktifitas sehari-hari dirumahnya. Ia menaruh harapan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat untuk dapat memperhatikan dirinya sepenuhnya.

Mengetahui adanya warga miskin yang sedang menderita penyakit, dengan sigap Penasehat Blood For Life Foundation (BFLF) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar, MT, menuju kekediaman warga tersebut.

Tiba di lokasi itu, ia mengaku tak sanggup menahan rasa haru atas penderitaan yang dialami warga Gampoeng Menasah Tengoh Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Abdya ini. Ia pun menyisihkan sedikit bantuan terhadap warga miskin tersebut.

“Saya benar-benar tak sanggup menahan rasa haru atas penderitaan yang dialami Nek Saudah dan Anwar ini, mari kita saling membantu terhadap masyarakat yang membutuhkannya, ” ucapnya disela-sela pertemuan antara dirinya dengan Nek Saudah dan Anwar.

[Penulis | Adi Doles]
[Editor   | Muzai Punteut]

Facebook Comments


Situs Berita Online Terpercaya | PENAPOST.COM