full screen background image

Komisi VIII DPR-RI Tinjau Gampong di Aceh

Share Button
DPR RI

Wakil Ketua Komisi VIII DR Ir HD Sodik Mudjahid bersama rombongan saat tiba di Kota Banda Aceh, Kamis, 17 November 2016. FOTO | Ist

Banda Aceh–Komisi VIII DPR-RI meninjau Gampong (Desa) Deah Glumpang Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, yang termasuk dalam program Desa Tangguh Bencana (Destana) di Banda Aceh. Selain Deah Glumpang, gampong Jawa juga termasuk program Destana di Banda Aceh.

Untuk melihat secara dekat sejauh mana realisasi program tersebut, Komisi VIII DPR-RI turun langsung ke Deah Glumpang dan melihat secara dekat serta berinteraksi dengan masyarakat setempat.

Rombongan yang berjumlah 17 orang, dipimpin Wakil Ketua Komisi VIII DR Ir HD Sodik Mudjahid tiba di Escape Buliding gampong Deah Geulumpang dan disambut oleh Plt Walikota Banda Aceh, Ir Hasnuddin Ishak bersama Kepala BPBA Aceh, Said Rasul dan sejumlah pejabat jajaran Provinsi Aceh dan Pemko Banda Aceh, Kamis, 17 November 2016.

Sodik Mudjahid dihadapan masyarakat Deah Glumpang dan seluruh pejabat yang hadir di Gedung Escape Building Deah Glumpang menjelaskan kedatangan pihkanya adalah untuk melihat secara dekat Program Destana yang telah berjalan di Aceh, khususnya di Deah Glumpang Banda Aceh.

Program ini diharapkan dapat membentuk masyarakat yang tangguh bencana, masyarakat yang mampu mengantisipasi dan meminimalisir kekuatan yang merusak, melalui adaptasi. Mereka juga diharapkan mampu mengelola dan menjaga struktur dan fungsi dasar tertentu ketika terjadi bencana.

Dan jika terkena dampak bencana, masyarakat diharapkan dengan cepat bisa membangun kehidupannya menjadi normal kembali atau paling tidak dapat dengan cepat memulihkan diri secara mandiri.

“Kami tahu Desa ini dulu merupakan sentra kerajinan di Aceh. Ini di rombongan kami ada anggota DPR bidang ekonomi, nanti bisa langsung dibicarakan seperti apa langkah yang perlu dilakukan untuk mengembalikan Desa ini sebagai sentra kerajinan di Aceh,” ujar Sodik.

Menurut Sodik, tidak semua urusan bencana mengandalkan Pemerintah saja, tapi kuncinya adalah kesiagaan seluruh elemen masyarakat, seperti peran pemuda dan peran relawan.

“Pemerintah akan terus memberi support dan stimulus. Namun masyarakat yang harus lebih berperan karena masyarakat lebih tahu kebutuhan. Dan saat bencana datang masyarakat juga yang pertama merasakan dampaknya,” ujar Sodik.

Terkait dengan permintaan Walikota Banda Aceh yang meminta tambahan pembanguan Gedung Escape Building baru di Gampong Tibang, Sodik mengatakan akan mendukung penuh dan akan memperjuangkan ke Pemerintah Pusat.

Reporter | Rizal JP

Facebook Comments



Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.