oleh

KPI Aceh Siap Terima Laporan dari Warga

Banda Aceh-Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh Muhammad Hamzah bersama empat komisioner lainnya, Senin, 28 Mei 2018, mendatangi Kantor Balaikota Banda Aceh.

Kedatangan KPI Aceh ke Balaikota diterima langsung Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman dan turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Iskandar, Kabag Adm Perekonomian M Ridha, dan Kabag Humas Setdako Banda Aceh T Taufik Mauliansyah.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPI Aceh, Muhammad Hamzah, menyampaikan beberapa hal.Termasuk jumlah lembaga penyiaran baik radio maupun TV di Kota Banda Aceh saat ini.

“Di Banda Aceh sendiri tercatat ada 20 radio yang beroperasi dan 13 stasius TV, walau belum semuanya belum berkantor di Banda Aceh.Dan kami siap menerima laporan dari masyarakat jika ada pelanggaran yang dilakukan oleh lembaga penyiaran dimaksud, sebagaimana amanah UU No 32 Tahun 2002 Tentang Penyiaran kepada KPI,” pungkasnya.

UU Nomor 32 Tahun 2002, Klik Disini 

Dalam kesempatan itu, KPI Aceh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, karena dinilai telah optimal dalam memanfaatkan lembaga penyiaran untuk menyebarluaskan informasi dan program-program pembangunan kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemko Banda Aceh di bawah kepemimpinan Pak Amin yang telah dengan optimal memanfaatkan lembaga penyiaran seperti TV dan Radio untuk menyampaikan pesan-pesan maupun iklan layanan masyarakat. Sambutan dari masyarakat juga cukup antusias,” kata Hamzah.

KPI berharap dapat bersinergi dengan Pemko Banda Aceh dalam upaya mewujudkan masyarakat yang cerdas dalam mencerna siaran TV yang saat ini banyak dipenuhi dengan tontonan yang tidak bermanfaat, bahkan membodohi masyarakat.

“Kami berharap ada upaya bersama untuk penonton yang cerdas, sekaligus memperkuat pelaksanaan syariat islam yang berlaku di daerah kita,” katanya.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan penting bagi pihaknya untuk memaksimalkan pemanfaatan media dalam pembangunan kota.”Menggandeng 10 Radio, kita sudah meluncurkan Banda Aceh Traffic Update untuk membantu masyarakat dalam berlalu-lintas.Juga ada program Walikota Menjawab yang kita gelar setiap bulan dengan tema yang berbeda, dan disambut positif oleh warga,” kata Aminullah.

Menurutnya, program tersebut untuk menampung aspirasi warga, dan sudah banyak menyelesaikan beragam permasalahan kota karena langsung menghadirkan SKPK terkait.

Sementara melalui TV, pihaknya juga tengah menggencarkan promosi pariwisata baik via TV lokal maupun nasional.”Intinya melalui berbagai media termasuk cetak, online hingga medsos kita terus intens ‘menjual’ Banda Aceh ke dunia luar untuk semakin menarik minat wisatawan. Tahun ini targetnya 500 ribu orang, dan tahun depan 1 juta kunjungan wisatawan ke Banda Aceh,” katanya.[]

(Editor | M. Zairin)

Komentar

News Feed