oleh

Lorenzo Punya Peluang Gantikan Pedrosa di Honda

Barcelona-Menang, kemudian mengucapkan selamat tinggal.Ini adalah takdir Jorge Lorenzo di Ducati setelah meraih kemenangan gemilang Ahad (3/6). Pembalap Spanyol ini menyatakan podium satu yang dipersembahkannya bagaimana pun tak bisa mengubah nasibnya di Ducati.

“Sudah sangat terlambat sekarang,” kata Lorenzo, dilansir dari Gazetta Italia, Rabu (6/6).

Bagaimana nasib The Mallorca dua tahun ke depan? Jawaban paling mungkin hingga akhir balapan di Mugello kemarin adalah kembali ke Yamaha sebagai pembalap satelit. Yamaha disebut kuat akan bekerja sama dengan Petronas, Malaysia. Ini bukan sekadar kerja sama berupa branding saja, melainkan intensif hingga ke teknisnya.

Pilihan menggiurkan datang sehari kemudian, tepatnya setelah Dani Pedrosa memutuskan hengkang dari Repsol Honda. Lorenzo berkans besar mengisi posisi tersebut dan menjadi mitra baru Marc Marquez.

Manajer Honda Racing Corporation, Alberto Puig membenarkan berakhirnya hubungan tim dengan Pedrosa setelah 18 tahun bersama.

Pada saat yang sama, Direktur Sirkuit Sepang, Razlan Razali telah mengadakan pertemuan dengan CEO Dorna, Carmelo Ezpelata. Razlan menyampaikan niat Petronas untuk mengambil alih slot Marc VDS yang terancam absen di MotoGP tahun depan karena masalah keuangan. Ini berarti Petronas akan menjadi tim satelit Yamaha.

Tim Aspar yang tahun ini menggunakan motor Ducati juga membuka diri untuk masuknya pabrikan lain yang ingin diajak bekerja sama 2019-2020. Yamaha juga berpeluang memilih Aspar, namun tampaknya ini hanya menjadi pilihan terakhir.

Bagaimana nasib Alex Marquez di Moto2 yang sekarang di bawah Marc VDS? Tampaknya Dorna tetap meminta Honda menyuntik Marc VDS hingga 2021, tepatnya sampai tim baru Valentino Rossi terbentuk dan masuk ke Moto2.

Johann Zarco akan menjadi pembalap pabrikan KTM Red Bull bersama Pol Espargaro, sementara Hafizh Syahrin tetap bersama Tech-3 sebagai pembalap satelit di bawah bendera KTM Tech-3. Syahrin akan melaju bersama Miguel Oliveira.

Andrea Dovizioso resmi memperbaharui kontrak dua tahun dengan Ducati. Danilo Petrucci akan menjadi pasangannya di pabrikan Italia tersebut. Andrea Iannone pindah ke Aprilia, setelah posisinya di Suzuki digantikan Joan Mir.

Semua kursi tim pabrikan dan satelit telah terisi. Perjalanan Lorenzo mutlak mengarah ke Honda. Apalagi, Marquez dalam beberapa bulan terakhir dalam pernyataannya selalu bersikeras bahwa dia menginginkan rekan setim yang sangat kuat untuk masa depan. Meski saat itu Marquez hanya menyebut dua nama, Pedrosa dan Dovizioso.

HRC sempat melobi Dovi dengan tawaran jutaan dolar AS, namun negosiasi keduanya berakhir dengan penolakan dari Dovi. Honda juga sempat menghubungi Petrucci dan tampaknya juga disambut Marquez, namun kembali berakhir dengan kata ‘tidak.’

Untuk memahami semua teka-teki ini, kita harus menunggu beberapa hari lagi. MotoGP Barcelona akan menjadi jawaban atas segala pertanyaan yang ada.[]

(Sumber | REPUBLIKA.CO.ID

Komentar

News Feed