oleh

[MALAM PERGANTIAN TAHUN] Langit Banda Aceh Bersih Dari Kembang Api, Petasan dan Terompet

Walikota Banda Aceh, saat memantau malam pergantian tahun, di Bundaran Simpang Lima.FOTO | IST
Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Wakil Walikota Banda Aceh Zainal Arifin saat memantau malam pergantian tahun, di Bundaran Simpang Lima.FOTO | IST

Banda Aceh-Pergantian tahun baru di Kota Banda Aceh, dilaporkan tidak diwarnai dengan kembang api, letusan petasan dan suara terompet.Hingga detik-detik pergantian tahun 2018, jalanan di Kutaraja ini terlihat biasa saja.

Meskipun jalanan terlihat ramai tapi tidak menimbulkan kemacetan. Warga hanya menghabiskan malam dengan menikmati suasana kota dan singgah di warung-warung untuk menikmati secangkir kopi dan kuliner yang ada di pusat kota.

Bahkan, Walikota bersama Wakil Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Zainal Arifin, Forkopimda serta para Kepala SKPD turun langsung ke sejumlah lokasi memantau suasana kota jelang pergantian tahun.

Tepat pukul 00.00 Wib, Walikota berada di bundaran Simpang Lima Banda Aceh. Suasana di bundaran ini terlihat sepi dan tidak terlihat ada kegiatan massa yang menjurus merayakan tahun baru.

Untuk pengawasan dan pemantauan suasana pergantian tahun di Banda Aceh, Pemko Banda Aceh membentuk 17 tim yang tersebar di seluruh penjuru kota, selain Satpol PP dan WH juga petugas melibatkan unsur Kepolisian dan TNI.

Setelah memastikan aman dan tidak ada kegiatan penyambutan tahun baru, tepat pukul 02.00 WIB dini hari tim ini membubarkan diri dari Bundaran Simpang Lima, Kota Banda Aceh.Forkopimda bersama Pemko Banda Aceh memang mengeluarkan seruan agar warga tidak merayakan tahun baru Masehi. Namun Pemko tidak melarang warga kota yang menjalankan aktifitas ekonomi.

“Kita tidak melarang warga membuka usaha mereka, warung, kafe dan pusat kuliner silahkan buka. Aktifitas ekonomi harus terus jalan. Biar masyarakat mendapatkan kesempatan memperoleh rezekinya, asal tidak menggelar kegiatan yang melanggar syariat Islam,” ungkap Aminullah saat memantau suasana pergantian tahun.

Aminullah juga menyampaikan, Pemko melarang adanya kegiatan yang bersifat hura-hura menyambut tahun baru. Namun kebijakan yang diambil bersama Forkompimda, Pemko tidak melarang warganya yang melaksanakan kegiatan keagamaan seperti zikir dan ibadah lainnya.

“Ada warga kita yang melaksanakan zikir bersama dan rateb siribe. Malah sekarang ini di Masjid Raya sedang berlangsung zikir, silahkan, kita tidak melarang,” tambah Aminullah didampingi Wakil Walikota Banda Aceh, Zainal Arifin.[]

Reporter | Muzai Punteut

Komentar

News Feed